Warga Yosowilangun yang Hilang Terseret Arus Ditemukan Tidak Bernyawa

Penulis:   Komariah | Editor:  Komariah
oleh
Mayat Karsono setelah berhasil dievakuasi dari pesisir pantai Karang Anyar, Jember. Foto : Ist

LUMAJANG, Metasatu.com — Karsono (83), warga Dusun Kebonsari Desa Yosowilangun Kidul Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang yang hilang terbawa arus Sungai Bondoyudo, pada Selasa (21/6/ 2022) kemarin, sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Hal tersebut seperti diungkapkan Kepala Desa Yosowilangun Zainul Anwar melalui pesan suaranya, yang diterima Metasatu, Rabu (22/6/2022).

Dikatakan Zainul bahwa korban ditemukan oleh warga di pesisir pantai Karang Anyar di Desa Paseban Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, yang berjarak 5 km dari lokasi awal kejadian.

“Alhamdulillah korban sudah ditemukan di pesisir pantai Karang Anyar tadi pagi jam 09.00 WIB,” ungkapnya.

Dijelaskannya bahwa, warga yang pertama kali menemukan korban kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut kepada tim SAR Kabupaten Lumajang untuk dilakukan evakuasi.

“Setelah berhasil dievakuasi, kemudian mayat dibawa ke Puskesmas Kencong lalu untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga di Yosowilangun,” terang Zainul.

Terhadap zenazah tidak dilakukan autopsi karena pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan menganggapnya sebagai musibah.

Diberitakan sebelumnya, Karsono(83) seorang kakek warga Desa Kebonsari Desa Yosowilangun Kidul Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang, hilang terseret arus sungai Bondoyudo di desa setempat saat hendak mengambil alat pancingnya yang tersangkut ranting.

Area memancing yang cukup tinggi membuat Karsono harus mendekat ke permukaan air ketika mendapati alat pancingnya tersangkut ranting.

Namun na’as, upaya Karsono masuk ke sungai untuk menyelamatkan alat pancingnya tersebut membuat ia terpeleset dan terbawa arus sungai Bondoyudo. 

Melihat Karsono terbawa arus sungai, teman yang bersamaan dengan dirinya di lokasi berusaha menyelamatkan, namun karena derasnya aliran sungai, upaya tersebut belum berhasil.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Lumajang Joko Sambang saat dikonfirmasi Metasatu membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar, kami mendapati laporan seorang warga di Yosowilangun terbawa arus Sungai Bondoyudo,” ungkap Joko Sambang melalui pesan singkat.

Dikatakan Joko, sejak mendapat laporan dari warga, pihaknya sudah mengerahkan 8 personil Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lumajang untuk melakukan pencarian, namun sampai pada pukul 17.00 WIB, korban belum juga berhasil ditemukan.

“Pencarian kami batasi sampai pukul 17.00 WIB, sementara ini belum diketemukan, akan kami teruskan besok pagi,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.