Wali Kota Metro Bersama Masyarakat Deklarasikan Kota Anti Narkoba

Penulis:   NEP | Editor:  Naim Emel Prahana
oleh
Walikota Metro, dr. H. Wahdi, SpOG (K), MH usai pimpin deklarasi anti narkoba Kota Metro, menegaskan kembali komitmennya didampingi pengurus DPC Granat Kota Metro. Foto: Rahmat/metasatu.com

METRO, Metasatu.com—Walikota Metro, dr H Wahdi, SpOG (k), MH bersama masyarakat mendeklarasikan Kota Metro Bersinar (Bersih tanpa Narkoba) di Lapangan Samber, Metro Pusat Kota Metro, Kamis (24/11/2022).

Dalam deklarasi yang dihelat oleh Kantor Kesbangpol itu melibatkan ratusan pelajar dan mahasiswa, organisasi kemasyarakatan anti narkoba dan unsur pemerintah, Polri, TNI dan BPC PHRI Kota Metro serta elemen masyarakat lainnya.

Deklarasi Anti Narkoba (DAN) di lapangan Samber didahului senam sehat yang diikuti pejara, mahasiswa, ASN dan beberapa organisasi kemasyarakatan yang diundang pihak penyelenggara.

Koordinator pelaksana, Dra Rosita, MM yang juga Kepala Badan Kesbangpol Kota Metro dalam sambutan dan laporannya secara spesifik tidak menyebutkan, berapa jumlah peserta DAN itu.

Kemudian, Naskah Deklarasi Anti Narkoba yang dibacakan oleh seorang siswa SMKN 3 Metro, isinya  sebagai berikut, Kami, pelajar/mahasiswa dan masyarakat Kota Metro dengan ini mendeklarasikan: (1). Menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kota Metro.

(2) Mendukung program pemerintah dan siap bekerjasama serta berpartisipasi  aktif dalam upaya pencegahan dan pemberatansan penyalahgunaan dan peredaran gelap (P4GN) di Kota Metro, (3) Siap menjaga dan melindungi diri, lingkungan kampus/sekolah dan lingkungan masyarakat dari ancaman bahaya narkoba.

Walikota Metro, dr H Wahdi yang langsung memimpin deklarasi anti narkoba   mengatakan, saat ini penderita HIV/AIDS di Kota Metro terus meningkat, dan itu semua harus direspon, agar kemudian dicarikan solusi penanganannya.

Tak lupa walikota, juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat, Forkopimda, Sekda, staf ahli, dan kepala-kepala OPD yang hadir pada acara deklarasi tersebut.

“Alhamdulillah, kita bisa mengikuti acara gebyar anti Narkoba dan tadi tentu kita sudah deklarasi anti narkoba. Kali ini temanya adalah membangun Kota Metro Bersinar (bersih dari narkoba) menuju generasi milenial generasi emas,” katanya tegas.

Selanjutnya, kata Wahdi tentu harapan saya dengan kegiatan ini betul-betul bahwa rencananya tahun 2027 Indonesia Bebas Narkoba.

Lebih lanjut walikota yang selalu energik setiap hari itu mengakui kalau deklarasi anti narkoba yang dilakukan Kota Metro merupakan implementasi dari keiinginan  Presiden Joko Widodo dan dimulai dari mana dimulai dari daerah-daerah kita bersama, bahwa 2023 Metro bebas dari Narkoba 2023.

“Dalam pencegahan pemberantasan penanggulangan Narkoba yang paling utama tadi sudah dijelaskan oleh Kepala BNN lebih lanjut,” ujar walikota.

Narkoba, juga bahan berbahaya lainnya termasuk minuman keras sangat merusak mental, kesehatan bahkan sampai moralitas. Narkoba bukan hanya membuat orang jadi gila, tetapi Narkoba dapat menjadikan seseorang itu tidak berdaya dan hancur

“Hati—hatilah dengan Narkoba, jauhkan diri kita dari barang haram itu,” tegas walikota.

”Saya akan sampaikan kepada bapak—bapak dan ibu—ibu agar kita memperhatikan sama-sama, bahwa saat ini di Kota Metro jumlah penderita HIV/AIDS meningkat, salah satunya disebabkan oleh penggunaan jarum suntik Narkoba,” unkap Wahdi.

Oleh karenanya, ujar Wahdi kita harus berani betul-betul memberantas narkoba ini secara bersama sama tentunya.

“Saya berharap semua organisasi yang terlibat masyarakat punya teman, lihat tingkah lakunya orang-orang disekitar kita yang menjadi pengguna narkoba tampak jelas dari tingkah laku mereka,” tambah Wahdi.

Narkoba, tegas walikota akan merusak sistem utama panca indra kita yaitu otaknya jadi gila, tahapan berikutnya tentu saya berharap kegiatan-kegiatan ini bisa dimanfaatkan semua lapisan masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa dan pemuda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *