Try Setia Budi, Warga Lampung yang “Ketiban Pulung” dalam Kasus Ade Armando

Penulis:   Yon Bayu Wahyono | Editor:  Yon Bayu Wahyono
oleh
Ade Armando saat mengalami penganiayaan. Foto: ist

BLAMBANGANUMPU, Metasatu.com – Andai saja Try Setia Budi Purwanto (26) pada hari Senin 11 April 2022 tidak sedang bekerja, dan tidak ada saksi yang melihat keberadaaannya, mungkin saat ini sudah meringkuk di sel tahanan.

Pasalnya, nama dan fotonya tiba-tiba tersebar di media sosial dengan narasi sebagai pelaku pemukulan terhadap Ade Armando, dosen Universitas Indonesia (UI) yang juga penggiat media sosial. Saat itu Ade hadir dalam aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan gedung DPR untuk membuat konten YouTube pada.

Budi diketahui menjadi honorer di unit Gedung Serbaguna (GSG) Pemkab Way Kanan, Lampung. Saat berlangsung demo di Jakarta, Budi sedang mengurus sound system untuk kegiatan istri Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya.

Hal itu dijelaskan Budi saat melakukan klarifikasi kepada Polres setempat, Senin malam usai diberitahu rekan-rekannya perihal tudingan dirinya sebagai pelaku pemukulan terhadap Ade Armando. Fotonya disandingkan dengan foto terduga lainnya.

“Seharian saya jaga sound sistem acara Ibu Bupati dari pagi, banyak saksinya, saya juga ambil video acara itu,” kata Budi kepada media.

Kelar acara sekitar pukul 14.00 WIB, Budi pulang ke rumah orangtuanya lalu beristirahat.

Nama Budi dan fotonya serta alamat lengkap rumahnya cepat menyebar di media sosial kemungkinan karena dia juga seorang konten kreator untuk kegiatan memancing.

Keterangan Budi dibenarkan Kepala Kampung Lembasung Helmi Ibrahim. Menurut Helmi Budi ada di kampung saat terjadi demo di Jakarta. “Sudah dua tahun tidak bepergian ke mana pun,” tegas helmi.

Seperti diketahui, Ade Armando menjadi bulan-bulanan massa di depan gedung DPR saat terjadi aksi unjuk rasa menolak perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu, Saat peristiwa itu terjadi, massa BEM SI sudah membubarkan diri ke arah Semanggi. Sementara Ade dikeroyok di sisi kiri DPR atau jalan yang mengarah ke Tomang.

Dalam video yang beredar Ade tampak sedang menanyakan kepada seseorang terkait maksud perkataannya. Tiba-tiba kepalanya dipukul dari arah belakang. Ade sempat sempoyongan. Tidak lama kemudian Ade mendapat pukulan bertubi-tubi dan jatuh bersimbah darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.