Tolak Politik Pembelahan, Penyair Nasional Gelar Panggung Besar di Monas

Penulis:   Yon Bayu Wahyono | Editor:  Yon Bayu Wahyono
oleh
Flyer kegiatan

JAKARTA, Metasatu.com –  Dalam beberapa tahun terakhir masyarakat terpolarisasi dalam dukung-mendukung politik yang sangat tajam. Bahkan gesekan kepentingan terkadang menyentuh fondasi kebangsaan. Terdorong keprihatinan akan hal itu, para seniman, khususnya penyair, menggelar Panggung Besar bertajuk “Puisi Pemersatu Bangsa” .

Panggung besar yang akan diisi demgan pembacaan puisi, musikalisasi hingga koreografi dan tari akan digelar di Pintu Gerbang Monas  Barat Daya, Minggu (20/11/2022) mulai pukul 08.00 WIB.

“Kami mempunyai harapan, gelaran kali ini  merupakan ekspresi seniman. Bagian dari kepedulian berbangsa pada kondisi sosial politik budaya yang terpecah  oleh berbagai kepentingan,” ujar Ketua Panitia Panggung Besar, Nuyang Jaimme melalui keterangan tertulis yang diterima Metasatu, Sabu (19/11/2022).

Menurut Nuyang, Panggung Besar akan menyajikan gelaran spektakuler, atraktif dan akrobatik dengan menampilkan alih wahana puisi karya Imam Ma’arif dari kumpulan puisi ” tanpa judul” yang sudah diluncurkan Oktober lalu di PDS HB Jassin Taman Ismail Marzuki(TIM ) Jakarta Pusat.

Panggung Besar juga akan menampilkan Presiden Penyair Sutardji Calzoum.Bahri, deklarator nasional Jose Rizal Manua, Fikar W Eda,Exan Zen, Oktovianus Masheka,Tatan Daniel, David Caro,Narima Beryl Ivana, Nuyang Jaimme, Harna Silwati dan aktor film Ray Sahetapy.

“Ada juga pembacaan puisi dan musikalisasi akan diilustrasi Mahagenta Orkestra. Gerak Tari dikoreografi Ali Larinka dan Abdurachem Rohim,” terang Eddy Pramduane bagian publikasi dan humas.

Gelaran “Puisi Pemersatu Bangsa” didukung Dinas Parekraf DKI Jakarta, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta,Polda Metro Jaya, Satgas Covid DKI, Masyarakat Kesenian Jakarta (MKJ), GRJP, Laskar Palapa, Cakra Budaya Indonesia, dan Keluarga Besar Penyair Seksih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *