Tidak Kenal Jera, Residivis di Kedungmoro Kembali Diringkus Polres Lumajang

Penulis:   Komariah | Editor:  Komariah
oleh

LUMAJANG, Metasatu.com — Seolah tiada mengenal rasa jera, meski sudah berulang kali keluar masuk sel tahanan, pria warga Desa Kedungmoro ini masih saja berulah. Hingga akhirnya Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang berhasil menghentikan aksinya. Pria berinisial RM (32) tersebut berhasil diringkus di kediamannya, dengan sangkaan penyalahgunaan Narkotika jenis sabu.

Penangkapan dilakukan berdasarkan barang bukti kasus kepemilikan sabu dari tersangka AB yang mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari RM.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu melalui Kasat Resnarkoba Polres Lumajang AKP Ernowo, S.H, menerangkan bahwa, pada hari Minggu, 17 April 2022, sekira pukul 22.30 WIB, Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang telah melakukan penangkapan terhadap RM dengan sangkaan penyalahgunaan Narkotika jenis sabu.

“Tersangka RM ditangkap di kediamannya di Dusun Recobanteng Rt 03 Rw 05, Desa Kedungmoro Kecamatan Kunir, sekira pukul 22.30 WIB,” ujar AKP Ernowo, melalui keterangan tertulis yang diterima Metasatu pada Kamis ( 21/4/2022)

Dijelaskan AKP Ernowo bahwa penangkapan dilakukan berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka AB yang mengaku bahwa mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dari RM.

“Kemudian oleh Satres Narkoba dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan benar bahwa pada hari, tanggal tersebut di atas dilakukan penangkapan terhadap RM,” jelas Ernowo.

Dari tangan tersangka didapati barang bukti berupa
seperangkat alat hisap sabu yang terbuat dari botol plastik yang tutupnya warna coklat dilubangi dua dan terangkai dengan sedotan warna putih dan pivet kaca, 17 (tujuh belas) sedotan warna putih yang diikat karet warna orange, 1 (satu) buah lakban warna hitam, 1 (satu) buah dompet warna coklat “Bovi’s” berisi uang senilai Rp. 100.000.

Kemudian, 1 (satu) buah ATM Debet BCA dengan nomor 5379412070531879 dan 1 (satu) buah hp merk “VIVO” warna merah kombinasi ungu dengan beserta simcardnya, 1 (satu) buah sekrop/ sendok shabu yang terbuat dari sedotan warna putih dan 1 (satu) buah plastik klip bekas tempat sabu.

AKP Ernowo mengungkapkan bahwa tersangka tersebut bakal terancam undang undang Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Saat ini terhadap tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Lumajang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

Menurut informasi dalam keterangan tertulis tersebut, RM merupakan residivis pelaku tindak pidana pemerasan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 368 KUHP tahun 2013 menjalani hukuman selama 2 tahun 6 bulan. Selanjutnya melakukan tindak pidana pencurian dengan Kekerasan (3C) sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHP sebanyak 3 kali dengan rincian sebagai berikut :

1. Perkara pertama putusan hukuman selama 5 tahun,
2. Perkara kedua putusan hukuman selama 1 tahun, dan
3. Perkara ketiga putusan hukuman selama 4 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.