Tersangka Korupsi DLH Tidak Dapat Pendampingan Hukum dari Pemkot

Penulis:   Naim Emel Prahana | Editor:  NEP
oleh

METRO, Metasatu.com—Usai ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi di Dinas Lingkungan Hidup pada pelaksanaan TA 2020, Eka Irianta yang sekarang ditahan pihakKejaksaan Negeri (Kejari) Metro untuk 20 hari ke depan, tidak mendapat pendampingan (pembelaan) hukum dari Pemerintah Kota (Pemkot) Metro.

Kejelasan itu disampaikan oleh Kabag Hukum Pemkot Metro, Ika Pusparini Jayasinga kepada Metasatu, (24/5/2022) saat dimintai keterangan terkait kasus yang melilit Kadis PUTR Kota Metro, Eka Irianta.

Ika mengatakan,  pihaknya (Pemkot Metro) tidak memberikan pendampingan hukum terhadap 3 perkara yang menyeret pejabat di lingkungan Pemkot Metro.

“Jadi kalau untuk perkara korupsi, terorisme sama narkoba Pemkot tidak dapat memberikan pendampingan hukum,” jelasnya Ika.

Dijelaskan Kabag Hukum itu, meski demikian perkara dugaan korupsi yang menetapkan mantan Kadis Lingkungan Hidup Kota Metro itu mendapat perhatian serius.

“Karena pak Eka, kan bagian dari ASN tentunya ini akan menjadi perhatian dari pemerintah Kota Metro,” kata dia menjelaskan alasannya.

Ditambahkan Ika, Pemkot hanya hanya dapat membantu kebutuhan yang diperlukan Eka Irianta. Bantuan yang dimaksud Ika adalah bantuan diluar dari bantuan hukum.

“Jadi bantuan apa yang diperlukan oleh pak Eka, karena dari segi kedinasan dan ini perkara korupsi, mohon maaf kami dari Pemkot tidak bisa menjadi pendamping hukum, seperti itu,” bebernya.

“Tapi kalau yang di luar itu kami akan membantu semaksimal mungkin. Maaf gak dapat memberikan keterangan (komentar) lebih banyak,” akunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.