Teluk Mentakha, Berkah Infrastruktur Bendungan Way Sekampung

Penulis:   Komariah | Editor:  Komariah
oleh
Wakil Ketua Pokdarwis Zulkarnain memberikan sambutannya saat acara peresmian wisata Teluk Mentakha. Foto: Komariah

TANGGAMUS, Metasatu.com — Tak bisa dipungkiri, pemandangan alam yang indah dan suasana nan sejuk di Way Sekampung mampu memesona setiap orang yang melihatnya. Tak ayal, jika keberadaan Bendungan Way Sekampung pun menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat di sekitarnya, karena banyaknya spot menarik berpotensi menjadi destinasi wisata.

Salah satunya yaitu Teluk Mentakha di Way Sekampung yang berlokasi di Dusun Umbul Baru Kelurahan Tiuh Memon Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. Keindahan Teluk Mentakha saat ini banyak menyita perhatian masyarakat luas baik dari dalam maupun dari luar daerah.

Untuk menjaga kelestarian dan keindahan alam Way Sekampung, segenap masyarakat dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) berinisiasi menjadikan lokasi di perairan Way Sekampung tersebut sebagai satu destinasi wisata baru di Kabupaten Tanggamus.

Dan berkat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus, melalui koordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, akhirnya Wisata Teluk Mentakha diresmikan menjadi destinasi wisata di Kabupaten Tanggamus.

Hal itu disampaikan Ketua Pokdarwis Matnuri melalui Zulkarnain kepada Metasatu, menanggapi pasca diresmikannya Wisata Teluk Mentakha, pada Rabu kemarin.

Menurut Zulkarnain, Teluk Mentakha memiliki peranan yang bagus untuk menunjang pariwisata di Kabupaten Tanggamus, selain tempatnya yang masih alami, juga terdapat beragam satwa liar yang perlu dilestarikan dan dilindungi ekosistemnya. Dari beberapa faktor inilah, akhirnya dikemukakan gagasan untuk menjadikan tempat tersebut sebagai destinasi wisata baru.

“Di sana terdapat air terjun dan gua alam ” Kekhbang”, serta hewan jenis Kera dan beberapa hewan jenis unggas di antaranya Elang, Bangau, burung Belibis dan beberapa satwa lainnya. Kami berupaya untuk untuk menjaga kelestariannya sesuai dengan Undang Undang No 05 tahun 1990 tentang Konservasinya Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnnya,” terang Zulkarnain, saat ditemui Metasatu, pada Jumat (1/4/2022).

Disinggung mengenai sejarah nama dari Teluk Mentakha, Zulkarnain menyebutkan bahwa nama Teluk Mentakha disesuaikan dengan lokasi di sekitar perairan yang dulunya banyak ditumbuhi oleh Mentakha atau dalam bahasa daerah Lampung yaitu Bambu yang memiliki duri.

“Mentakha dalam bahasa Lampung adalah bambu yang mempunyai duri di setiap ruas, tapi sayang, bambu tersebut saat ini sudah mulai langka dan hanya tumbuh di sekitar sungai. Mengapa Teluk Mentakha, kita berharap nama Buluh Mentakha bisa dikenal lebih luas dan tidak hilang namanya. Itulah mengapa Teluk tersebut dinamakan Teluk Mentakha,” jelasnya.

“Sedangkan untuk Gua Kekhbang adalah gua alam yang berada di sekitar teluk, yang dulunya tempat tersebut banyak ditumbuhi pepohonan, dan masyarakat Lampung menyebutnya Kekhbang atau Pepohonan,” imbuhnya.

Untuk mengembangkan wisata rakyat tersebut, Zulkarnain menyampaikan, pihaknya akan melakukan langkah- langkah ke depannya, dengan melengkapi fasilitas wisata dan kelengkapan lainnya seperti perahu wisata (susur sungai) dan lain – lain.

“Tentunya dengan dukungan dari pemerintah Kabupaten Tanggamus, Kepala Dinas Pariwisata, Camat Pugung, Kepala Pekon Tiuh Memon dan seluruh jajarannya yang siap membantu kami,” kata Zulkarnain.

Zulkarnain berharap Teluk Mentakha nantinya bisa menjadi wisata unggulan yang ada di Kabupaten Tanggamus.

“Mudah – mudahan dengan adanya Wisata Teluk Mentakha di Dusun Umbul Baru ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan bisa memajukan pariwisata di Kabupaten Tanggamus,” tutup Zulkarnain.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tanggamus Retno Noviana Damayanti telah meresmikan Wisata Teluk Mentakha di Dusun Umbul Baru, Kelurahan Tiuh Memon Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, pada Rabu (30/3/2022).

Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan Surat Keputusan (SK), serta acara susur sungai menggunakan pontoh atau perahu di perairan Way Sekampung.

Hadir dalam kegiatan peresmian tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanggamus Retno Noviana Damayanti, Camat Pugung Ahmad Yani, Kapolsek Pugung Polres Tanggamus Ipda Ory Wiryadi, Danramil Pagelaran 0424-05/Tanggamus diwakili Babinsa, Ketua Apdesi Saprudin beserta Kakon Se-Kecamatan Pugung, Kepala Pekon Tiuh Memon Tony Aritama, Ketua BHP Hi. Herwansyah, Penasehat Pokdarwis Abdul Aziz Zikri, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan Aparatur Pemerintah Pekon serta tamu undangan dan warga masyarakat Pekon Tiuh Memon Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.