Takbir Keliling Dilarang, Ini Kata Ketua NU Kudus

Penulis:   Supriyono Tabri | Editor:  Supriyono Tabri
oleh
Ketua NU Kudus Asyrofi Masyitoh. Foto: Ist

KUDUS, Metasatu.com – Harapan sebagian warga Kudus akan adanya takbir keliling di malam Hari Raya Idul Fitri pupus sudah, Hal ini seiring dengan telah dikeluarkannya Surat Edaran (SE) Nomor B 1649/Kk.11.19/6/HM.00/4/2022 tentang larangan untuk tidak menggelar acara takbir keliling,yang dikeluarkan oleh Kantor Kementerian Agama Kudus.

Surat tersebut telah dikirim ke ormas-ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan pengurus pengurus masjid serta mushola di seluruh Kabupaten Kudus.

Bupati Kudus juga telah menyampaikan keputusan tersebut di hadapan awak media, Rabu (20/4/2022).Bupati berharap masyarakat dapat memaklumi kebijakan ini.

Menanggapi hal itu Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama Kabupaten Kudus, Asyrofi Masyitoh menyatakan mendukung langkah tersebut.

“Agar dalam melakukan takbir lebih khusyuk ,maka baiknya tidak ada takbir keliling,karena biasanya takbir keliling itu lebih mementingkan hura hura daripada takbir.bahkan ada yang nyanyi nyanyi,” ujar Asyrofi kepada Metasatu, kemarin.

Jika ada yang ingin tetap melaksanakan takbir keliling karena alasan tertentu, Asyrofi mengimbau agar hanya dilakukan di lingkungannya saja.

“Kalaupun misal tetap ada takbir keliling,hanya boleh di lingkungan desanya sendiri sendiri,jangan sampai keluar dari desanya,” tambah Asyrofi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.