Syarif Hidayat Perkosa dan Bunuh Adik Ipar karena Cemburu

Penulis:   Samsul Maarif | Editor:  SM
oleh
Tersangka dihadirkan dalam jumpa pers. Foto: SM

DEMAK, Metasatu – Kelakuan Syarif Hidayat (22) benar-benar bejat. Sudah menikahi kakaknya, ternyata juga memendam nafsu kepada adik iparnya, FN (18). Syarif lantas memperkosa dan membunuhnya ketika mengetahui adik iparnya punya pacar,

Peristiwa itu terungkap setelah polisi menangkap pelaku pembunuh wanita yang mayatnya ditemukan di sebuah pekarangan, Dukuh Kadilangon, Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Polisi menangkap Syarif berdasar keterangan para saksi dan barang bukti yang berhasil dikumpulkan di sekitar TKP yang hanya berjarak 20 meter dari rumah mertuaya di mana Syarif dan istri serta adik ipar tinggal.

Peristiwa ini bermula saat korban pada Selasa (24/5), sekira pukul 21.30 WIB mendengarkan musik melalui handphone di kamarnya. Merasa terganggu, kemudian pelaku mengingatkan korban untuk mengecilkan volume suara handphone miliknya.

“Tersangka kemudian masuk ke kamar korban setelah korban tidak mengindahkan perintahnya. Pelaku kemudian membekap mulut dan mencekik leher korban serta membenturkan kepala korban kedinding,” ungkap Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono saat konferensi pers di Mapolres Demak, Kamis (26/5).

Budi melanjutkan, setelah korban lemas akibat cekikan, pelaku kemudian memaksa korban untuk bersetubuh dan mengancam korban jika perbuatannya di laporkan kepada kakak dan ibu kandungnya. “Tersangka meninggalkan korban setelah berhasil menyetubuhinya. Kemudian tersangka kembali ke kamarnya untuk tidur bersama istrinya,” tuturnya.

Kemudian besoknya, Rabu (25/5) sekira pukul 01.30 WIB, tersangka kembali masuk kedalam kamar korban untuk menyetubuhinya kembali. Namun, korban yang sudah lemas akibat perlakuan sebelumnya berusaha menolak, sehingga tersangka emosi dan melakukan kekerasan kepada korban.

“Tersangka kembali mencekik leher dan membekap mulut korban hingga pingsan. Setelah itu tersangka mengambil balok kayu di belakang rumah dan memukulkannya ke dada korban. Tak hanya itu, tersangka juga memukul mulut korban dengan tangan kanannya sebanyak satu kali hingga berdarah,” terangnya.

Setelah mengetahui korban sudah tidak bernafas, pelaku kemudian menyetubuhi korban dan membuang mayat korban ke pekarangan dekat rumahnya. “Motifnya adalah tersangka merasa cemburu karena korban mempunyai pacar. Tersangka memendam rasa cinta kepada korban namun tak tersampaikan hingga tersangka gelap mata, menyetubuhi dan membunuh korban,” pungkas Budi.

Atas perbuatannya, tersangka di kenakan Pasal 340 KUHP. Subsidair Pasal 338 KUHPidana subsidair Pasal 351  ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.