Salah Satu Pemasok Narkoba di Kota Metro Dibekuk Polisi

Penulis:   NEP | Editor:  Naim Emel Prahana
oleh
AHS (26) pengedar narkoba di Kota Metro dibekuk Sat Narkoba Polres. Foto:NEP/Metasatu.com

METRO, Metasatu.com—Seorang pemuda yang pengakuannya baru sebulan menggeluti jual beli narkoba di Wilayah Hukum Kota Metro, Lampung dibekuk pihak kepolisian di kompleks pasar tradisionil modern Tejoagung, Metro Timur berikut barang bukti (barbuk).

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kasat Narkoba, Iptu AE Siregar mendampingi Kapolres, AKBP Yuni Iswandari Yuyun, Jumat (30/9/2022) menyebutkan, pemuda yang ditangkap kasus narkoba itu bernama Aji Hadi Saputra (26) warga Jl Pala II RT 011 RW 06, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur.

Masih dalam dugaan, tersangka mengedarkan barang haram di wilayah Kota Metro di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar.

“Tersangka ditangkap di kompleks pasar tradisionil modern Tejoagung tanpa perlawanan,” ujar AE Siregar.

Saat ditangkap, lanjut Siregar ditemukan paket sabu siap edra yang disembunyikan dalam bungkus rokok,” kata Kasat Narkoba kepada Metasatu.com.

Masih menurut AE Siregar, barbuk yang mereka dapatkan itu, disaat melakukan penggeledahan kepada tersangka, karena saat ditangkap mengelak dikatakan pengedar narkoba.

“Polisi menemukan 8 paket narkoba siap edar dengan total berat 2,50 gram. Dari pengakuan tersangka, narkoba tersebut akan diedarkan di Kota Metro,” ujar Siregar.

Menerangkan keterangan tersangka, AE Siregar mengungkapkan, kalau tersangka membeli paket sabu yang akan diedarkannya itu dari bandar seorang wanita di wilayah Gunung Sugih Baru, Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran.

Pengakuannya, kata Kasat Narkoba tersangka baru sebulan melakukan bisnis jual beli narkoba dan barang narkoba yang akan dijual saat ditangkap dibeli seharga  Rp 2 Juta.

Akibat perbuatannya, selain diamankan di Mapolres Kota Metro, juga tersangka terancam hukuman penjara paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta sebagaimana tercantum dalama Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 Juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *