Residivis Pelaku Curas Dibekuk Polres Cilacap

Penulis:   Gita Fetty Utami  | Editor:  Gita Fetty Utami
oleh
Pelaku Curas di Desa Babakan Karangpucung. Foto: humas Polres Cilacap

CILACAP, Metasatu.com  – Seorang perempuan tua berinisial D (69) warga Desa Babakan Kecamatan Karangpucung Cilacap, menjadi korban pencurian dengan kekerasan hingga meninggal dunia.

Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro mengatakan peristiwa itu terjadi Rabu (9/32022) sekira pukul 19.30 WIB.

“Sewaktu anak korban sedang berjualan pakaian di toko miliknya di Genteng Cimanggu, lalu mendapatkan informasi kalau korban yang merupakan ibu pelapor dalam keadaan lemas. Setelah itu anak korban langsung pulang. Setelah sampai rumah sudah banyak orang. Kemudian anak korban langsung masuk ke dalam kamar depan, dan mendapati korban sudah meninggal dunia dengan kondisi luka lebam pada leher, bawah telinga kanan serta lidah menjulur dan tergigit dan mengeluarkan darah,” ungkap Eko.

Kemudian anak korban melakukan pengecekan di dalam rumah.  Ternyata perhiasan, satu unit handphone merk Oppo A3s, dan  tabungan yang berisi uang sebesar Rp 5.000.000 di kamar korban sudah tidak ada.

“Karena masih merasa syok dan kebingungan sehingga pihak keluarga langsung merawat jenazah korban untuk di makamkan. Lalu beberapa waktu kemudian setelah melalui musyawarah keluarga, disepakati melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Cilacap,” lanjut Eko.

Setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi di TKP, ada salah satu saksi yang melihat seseorang keluar dari rumah D.  Ciri-ciri orang itu pria berbadan pendek, gemuk,  memakai jaket hitam dan celana jeans biru, dan mengendarai sepeda motor jenis Tiger berwarna hitam.

Selanjutnya aparat menyelidiki  para residivis di Kecamatan Karangpucung dan Kecamatan Cimanggu. Hasilnya,  salah satu residivis berinisial M alias O mempunyai ciri-ciri yang serupa dengan keterangan saksi.

M alias O lantas ditangkap dan diamankan petugas. Setelah diperiksa pelaku  mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan (curas), dengan cara memukul tengkuk korban dari belakang menggunakan sikut. Lalu korban dicekik hingga meninggal dunia.

Selanjutnya pelaku M alias O mengambil dua buah gelang, satu buah kalung emas,  uang di dalam celengan senilai kurang lebih Rp 5.000.000, serta handphone merk Oppo A3s warna biru milik korban.

“Pelaku juga pernah melakukan pencurian di tempat lain yaitu di SD Wanareja, SD Ciporos Kecamatan Karang Pucung , SD Tayem, SD Pagedangan Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas, dan SD Gandrungmangu,” jelas Kapolres.

Petugas berhasil mengamankan barang bukti dari tangan M alias O beberapa diantaranya 2 unit sepeda motor, 1 unit handphone merk Oppo A3s, dan barang pembelian dari hasil kejahatan berupa 2 unit printer, 1 unit CPU, 1 unit monitor komputer, 1 unit keyboard. Serta pakaian milik pelaku berupa 1 potong celana jeans, 1 buah jaket warna hitam, dan 1 potong kaos warna hitam.

Tersangka  dijerat pasal 339 KUHP dan 365 KUHP, atas perbuatannya yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.