Rela Tunda Naik Haji Warga Solo Sumbangkan Tabungan Rp 50 Juta untuk Bangun Masjid

Penulis:   Katman | Editor:  Sinta Wahyuni
oleh
Pembangunan Masjid Banii Shoro di Dusun Gondangmanis Wonogiri. Foto: Katman

WONOGIRI, Metasatu.com-Setiap umat beragama berhak melaksanakan ibadah dengan tenang di dalam rumah ibadah sesuai keyakinannya. Namun bagaimana jika bangunan rumah ibadah tersebut sudah tidak menciptakan rasa tenang? Bukan ancaman yang datang dari musuh atau kelompok penentang, melainkan karena bangunan sudah reot dan tidak layak ditempati. Rasa was-was kalau-kalau bangunan roboh ketika jamaah sedang beribadah, membuat ibadah menjadi tidak khusyu’.

Seperti itulah gambaran yang terjadi di Masjid Banii Shoro Dusun Gondangmanis Desa Gambirmanis Kecamatan Pracimantoro Wonogiri. Untuk itu, masyarakat kemudian sepakat untuk melakukan pembongkaran terhadap bangunan lama dan mendirikan bangunan baru dari nol lagi menggunakan uang kas masjid seadanya serta mengandalkan donasi dari warga mampu di sekitarnya. Sayangnya, pembangunan terpaksa dihentikan meski baru tercapai sekira 50 persen karena kehabisan dana dan para donatur sudah tidak bertambah lagi. Akibatnya, masyarakat melaksanakan shalat berjama’ah di rumah salah seorang warga.

Mengetahui hal itu, warga Kota Solo Kamino dan istri rela menunda keberangkatan ke tanah suci agar bisa menyumbangkan tabungan senilai 50 juta yang sedianya dia rencanakan untuk biaya naik haji. Kabar tersebut dibenarkan oleh warga dan tokoh masyarakat Dusun Gondangmanis.

“Betul, kami menerima donasi 50 juta dari Pak Haji Kamino . Tadinya itu buat biaya naik haji untuk istrinya, tapi dialihkan untuk nyumbang membangun masjid ini dan istri beliau ini rela. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Haji Kamino dan istri,” tutur Ketua RT setempat, Wagimin (60) kepada Metasatu.

Kepala Dusun Gondangmanis, Sarman, membenarkan perihal pembangunan Masjid Banii Shoro sempat tersendat karena kehabisan dana tersebab pandemi yang melanda. Sarman dan segenap masyarakat Gondangmanis mengaku terharu sekaligus bahagia dengan sumbangan dana tersebut, sehingga pembangunan masjid dapat diteruskan dan ditargetkan sudah selesai di hari raya Idhul Adha yang jatuh pada 9 juli 2022 nanti.

“Kami targetkan pas lebaran haji nanti sudah selesai, supaya masyarakat bisa melaksanakan shalat ied dan kurban di masjid,” ujar panitia pembangunan masjid Banii Shoro, Sulistyo, minggu (15/5/2022).

Meski ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan seorang muslim, namun melihat ada sekelompok masyarakat yang tidak dapat beribadah di rumah ibadah yang layak, jiwa sosial seorang calon jamaah haji terketuk untuk membantu. Sayangnya, sosok dermawan tersebut belum berhasil dihubungi untuk wawancara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.