Polisi Kota Metro Bekuk Kurir Sabu

Penulis:   NEP | Editor:  Naim Emel Prahana
oleh
warga Desa Negara Nabung, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, Firmansyah (34) ditangkap Polisi karena jadi kurir narkoba. Foto: Ist/NEP/Metasatu.com

METRO, Metasatu.com—Satuan Satresnarkoba Polres Kota Metro berhasil menangkap seorang pria asal warga Desa Negara Nabung, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur bernama Firmansyah (34) karena diduga kuat sebagai kuris narkoba.

Pelaku ditangkap pihak polisi di Jalan Flores Kelurahan Ganjaragung, Metro Barat, Selasa, (5/7/2022) sekira pukul 21.00 WIB.

Menurut Kasatreskoba, Iptu Abdullah Efendi Siregar mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi warga, kemudian ditindaklanjuti sampai mendapati tersangka.

“Saat tersangka digeledah ditemukan narkoba jenis sabu di dalam kotak rokok pada sakunya,” jelas Abdullah Efendi Siregar seraya menambahkan, sabu yang ditemukan dikantong tersangka beratnya 5,02 gram dan satu bundel plastik klip bening ukuran kecil,” urai Kasatresnarkoba.

Dikatakan Siregar, tersangka ditangkap tanpa perlawanan, hanya saja banyak warga yang memvideokan penangkapan tersebut.

“Video penangkapan menjadi viral karena banyak warga yang melihat,” tuturnya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, tersangka mengaku jadi kurir narkoba untuk diantarkan sabu ke warga Lamtim lainnya, berinisial I.

“Pemesan masih dalam pengejaran anggota,” ungkap Siregar lagi.

Tersangka mengambil sabu dari seseorang berinisial W di wilayah Gunungsugih Baru, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Lampung. Sementara, pemesan berinisial I yang akan mengedarkan sabu itu.

“Sabu dijual I dari W sebagai bandar narkoba di Gunungsugih Baru, pekerajaan sebagai kuris tersebut telah dua kali dijalani tersangka seluruhnya diantarkan ke I.

“Tersangka dua kali diminta tolong oleh I untuk mengambilkan sabu dari W, pertama 3 Juli 2022 dan kedua, 5 Juli 2022 serta ketiga (terbaru) tersangka mengambil sabu di Tegineneng seharga Rp 5 Juta,” jelas Siregar.

Tersangka Firmansyah atas perbuatannya diancam Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, hukuman penjara menantinya paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 Juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.