Petugas Gabungan Datang, Plang Khilafatul Muslimin Sudah Dilepas

Penulis:   Naim Emel Prahana | Editor:  NEP
oleh
DIALOG-Dandim 0411 KotaMetro, Letkol Inf Sihono bersama Sekdakot Metro, Ir Bangkit Haryo Utomo MT melakukan dialog dengan salah satu anggota KM di depan sekretariatnya, Senin (13/6/2022). Foto: NEP/Metasatu.com

 METRO, Metasatu.com—Papan nama sekretariat Khilafatul Muslimin (KM) di Kota Metro sudah dilepas sebelum petugas gabungan mendatangi rumah di Jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.

Petugas gabungan terdiri dari unsur TNI—Polri—Pol PP dan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mendatangi sebuah rumah di pinggir Jl Wolter Monginsidi, Senin (13/6/2022) sekitar pukul 14.11 WIB.

Namun, sesampainya petugas gabungan di lokasi ternyata rumah tersebut sedang kosong dan papan nama sekretariat Khilafatul Muslimin sudah dilepas, tersisa kerangka besih plang papannya. Namun, disebelahnya masih ada papan nama atas nama perguruan bela diri Lebah Putih Rantin Metro.

Saat di lokasi¸karena ada salah satu pengurus bela diri Lebah Putih, Sadirin—pihak petugas gabungan langsung menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan di sekretariat Khilafatul Muslimin yang disampaikan langsung oleh Kasat Pol PP, H Imron.

Penyampaian Kasat Pol PP kepada Sadiri yang berasal dari BD 53 Kecamatan Batanghari, Lampung Timur disaksikan oleh Dandim 0411 Kota Metro, Letkol Inf Sihono, Sekdakot Metro, Ir Bangkit Haryo Utomo MT, Kabid Penegakan Perda, Yoseph Nenotaek, Lurah Yosomulyo, Aries Munandar, Ketua RT setempat,  dan sekitar 30-an petugas hadir.

Kemudian, petugas Pol PP atas putusan petugas gabungan yang dipimpin Sekdakot, Bangkit membongkar kerangka papan nama sekretariat KM.

Dalam menjawab beberapa pertanyaan dari Kasat Pol PP, Sekdakot dan Dandim 0411, Letkol Inf Sihono nampak Sadirin yang mengenakan peci mirip peci haji hanya berwarna, sedikit gemetar, bahkan ia mengakui bukan anggota KM, hanya Ketua Ranting bela diri Lebah Putih.

“Kegiatan apa saja yang dilakukan di sini?” tanya Dandim, Sadirin menjawab tidak tahu. Namun, dirinya tahu kegiatan pengajian di sekretariat itu seminggunya ada dua kali pengajian.

Demikian pula pertanyaan Kasat Pol PP tentang masalah KM saat ini, Sadirin juga mengatakan tidak mengerti.

Dandim 0411 KM pun bertanya dengan ramah sambil tersenyum yang akhirnya Sadirin mengakui kalau setiap kali acara pengajian paling diikuti 10-an peserta. Namun, dirinya kembali mengakui tidak tahu darimana saja peserta pengajian yang diadakan KM di rumah tersebut.

Bahkan, Sadirin sepertinya tidak tahu status Dandim, dengan menanyakan, “ Bapoak tugas dan tinggal di mana,” tanyanya.

Akhirnya, Letkol Inf Sihono menjelaskan, bahwa mereka petugas gabungan mendapat perintah langsung dari pimpinan untuk menghentikan kegiatan organisasi KM.

“Perintahnya meminta kegiatan KM ditutup,” jelas Sihono dengan mengatakan,  disetujui maupun tidak oleh pemiliknya, plang KM tersebut harus dilepaskan.

“Plang sudah ditutup baik dengan kesadaran sendiri atau tidak, kami minta tetap memotong plang ini. Disetujui atau tidak akan kita eksekusi,” tegas Dandim 0411 KM.

Sementara masih di lokasi Sekdakot Metro, Bangkit Haryo Utomo menegaskan, bahwa kegiatan organisasi tersebut harus dihentikan. Pemkot juga, kata Sekda akan melakukan koordinasi dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Metro untuk memastikan legal atau tidaknya kegiatan beladiri Lebah Putih yang dilakukan di sekertariat tersebut.

“Jadi dalam organisasi ini ada juga beladiri Lebah Putih. Nah, itu sedang kami dalami apakah sudah terdaftar di IPSI atau belum. Kalau tidak akan kami cabut. Karena antara pencak silat dan organisasi ini saling berkesinambungan,” tambah Bangkit.

Sadirin kepada Sekdakot meminta waktu untuk mencabut izin pelatihan beladiri Lebah Putih.

“Bidang saya di keluarga besar lebah putih (KBLP) sebagai Ketua Ranting Metro,     untuk penurunan plang ini bukan wewenang saya. Bahkan, untuk meliburkan kegiatan juga bukan wewenang saya,” kata dia.

Metasatu.com menghubungi pihak IPSI Kota Metro yang mengatakan, pihaknya belum pernah mengeluarkan rekomendasi keanggota IPSI kepada perguruan bela diri Lebah Putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.