Peran Nyata IWAPI Tanggamus dalam Memajukan UMKM

Penulis:   Komariah | Editor:  Yon Bayu Wahyono
oleh
IWAPI Tanggamus dengan kain Tapi khas Lampung. Foto: Dok. IWAPI Tanggamus

TANGGAMUS, Metasatu.com – Peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menopang perekonomian nasional sudah teruji. Bukan hanya memiliki katahanan dalam menghadapi berbagai krisis, namun mampu menjadi motor penggerak ekonomi di saat sektor lain masih terdampak.

Wajar jika pemerintah dan stakeholders menaruh perhatian lebih terhadap pelaku usaha yang banyak melibatkan kaum perempuan, termasuk ibu-ibu di pedesaan. Hal itu juga yang menjadi perhatian serius Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI) Tanggamus.

“IWAPI sebagai wadah para pengusaha, memiliki program untuk membantu kemajuan dan keberhasilan pelaku UMKM. IWAPI Tanggamus sangat concern dengan program pemberdayaan UMKM. Salah satunya dengan membantu pemasaran produk-produk UMKM Tanggamus ke tingkat yang lebih luas, nasional bahkan internasional,” ujar Ketua DPC IWAPI Kabupaten Tanggamus Remi Fitri Marhayani saat berbincang dengan Metasatu, Kamis (16/12/2021).

Produk UMKM yang telah dibantu IWAPI dalam hal promosi dan pemasaran adalah beragam kuliner khas Tanggamus seperti bakso ikan, otak-otak, gula semut, kopi dan madu.

IWAPI Tanggamus juga gencar mempromosikan kain Tapis – kain khas Lampung, bermotif Belah Ketupat yang dimodifikasi pada kebung (tirai) sebagai backdrop panggung saat berlangsungnya upacara pernikahan yang menggunakan adat Lampung. Corak kain tapis juga digunakan untuk membuat sarung bantal, tas, dompet dan lain-lainnya.

Selain produk UMKM, IWAPI Tanggamus juga membantu mengangkat dan memajukan sektor pariwisata yang kini menjadi primadona karena mampu berperan sebagai roda penggerak perekonomian suatu daerah. Banyak destinasi wisata yang baru tumbuh dan membutuhkan bantuan berupa promosi maupun kelengkapan  sarana dan prasarana.

“Di situ IWAPI hadir, mengambil peran sebagai pendorong dengan cara pelibatan pengusaha dan pelaku UMKM setempat. Di tingkat yang lebih luas, IWAPI juga turut mempromosikan melalui jaringan di seluruh Indonesia dan bahkan ke luar negeri,” terang Remi.

Untuk memaksimalkan berbagai program tersebut, menurut Remi, saat ini  IWAPI Tanggamus sedang melakukan pengkaderan pengusaha di seluruh kecamatan di Tanggamus. Dengan demikian akan terbentuk pengusaha-pengusaha tangguh di daerah yang mencakup berbagai sektor.

“Menjadi pengusaha juga membutuhkan mental bersaing, siap menghadapi berbagai kendala, termasuk jatuh-bangun ketika memulai usaha, keuletan dan ketekunan. Jangan hanya melihat kesuksesannya, tapi lihat juga perjuangan yang telah dilakukan untuk meraih kesuksesan itu,” kata pengusaha muda yang gemar berorganisasi ini.

Remi berterima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam membantu kiprah IWAPI. Sinergisitas antara pengusaha yang tergabung dalam IWAPI Tanggamus dengan pemerintah daerah sudah berjalan dengan baik.

“Pemerintah daerah banyak mensupport kegiatan IWAPI dalam bentuk penyediaan fasilitas seperti kantor Sekretariat IWAPI Tanggamus,” cetus Remi.

Dengan dibantu 8 wakil ketua, Remi berharap seluruh program kerja yang telah dicanangkan dapat berjalan dengan baik sehingga DPC IWAPI Tanggamus akan semakin besar dan mampu memberikan kontribusi nyata pada perkembangan dan kemajuan pengusaha di Tanggamus, termasuk para pelaku UMKM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.