Jembatan Gantung Penghubung Desa Banjaran dan Sindang Belum Diperbaiki

Penulis:   Penulis : Pradjna Buntarti | Editor:  Editor : Pradjna Buntarti
oleh
Jembatan gantung penghubung Desa Banjaran dan Desa Sindang. foto: Dok Pri. Buntarti

PURBALINGGA, Metasatu.com – jembatan gantung sepanjang kurang lebih 70 meter di atas Sungai Klawing, yang menghubungkan Desa Sindang kecamatan Mrebet, dengan Desa Banjaran Kecamatan Bojongsari menjadi perhatian warga Purbalingga karena rusak parah. Jembatan tersebut dibangun pada kurun waktu tahun 1994-1995, pernah roboh pada tahun 2005.

Kepala Desa Banjaran Muhamad Ichmun melakukan pengecekan setelah mendapat laporan dari warga terkait kondisi jembatan yang rusak. Beberapa bantalan kayu ada yang patah dan rapuh, selain itu juga kawat baja yang menjadi penguat gantungan jembatan ada yang terputus. Kepala Desa juga menghimbau kepada warganya agar tidak melintas menggunakan sepeda motor, mengingat kondisinya yang membahayakan.

Meski telah diusulkan pada desa sebelah untuk ditutup, masih ada saja yang melintas karena alasan jarak tempuh yang lebih pendek untuk pergi ke kota. Seperti yang dikatakan Dwi Ari (40) warga Desa Sindang kepada Metasatu, Selasa (21/6/2022).

“Memang benar ada beberapa baud yang copot, kayu bantalan juga pada jatuh ke sungai. Patok-patok penahan juga gugur pas kena banjir besar, tapi sementara masih tetap dilewati dan aman-aman saja,“  Ujar Dwi.

Sebagai warga, Dwi berharap agar jembatan bisa segera diperbaiki total. Kalau memungkinkan jembatan permanen yang bisa dilintasi kendaraan roda empat. Jika ternyata akan tetap jembatan gantung, maka harus diganti semuanya karena usia jembatan yang sudah terlalu tua dan rapuh.

“Kabarnya akan dibuat permanen agar bisa dilewati kendaraan roda empat, tapi entah tahun berapa akan terlaksana. Kami hanya berharap agar secepatnya bisa diperbaiki meski misalnya tetap jembatan gantung,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.