Komisi Perlindungan Anak Wonogiri Imbau Warganet Tak Lagi Unggah Foto Meyda

Penulis:   Katman | Editor:  Sinta Wahyuni
oleh
Foto Meyda yang sempat beredar di Medsos.

WONOGIRI, Metasatu.com – Foto remaja bernama Meyda Tiara Kusuma Wardani(16) belakangan ini menghiasi laman sebuah grup Media Sosial. Hal ini dikarenakan Meyda baru saja ditemukan setelah menghilang selama sebelas bulan. Menurut kabar yang beredar, dia ditemukan di SPBU daerah Klaten oleh Ardian, warga setempat yang berprofesi sebagai sopir truk, kamis (31/3/2022) sekira jam 22.00 WIB.

Hal itu mematik Komisi Perlindungan Anak Kabupaten Wonogiri, Ririn Riyadiningsih, mengimbau kepada warganet Wonogiri untuk berhenti mengunggah foto-foto Meyda.

“Kami Mohon lewat Media ini mewakilli Pemerintah dalam hal ini Dinas yg membidangi Perlindungan Anak Kabupaten wonogiri Mengucapkan terima kasih atas perhatian dan sumbang sarannya dan kami mohon untuk menjaga psikis anak dan proses pemulihan, minta tolong untuk tidak memposting foto adik Meyda karena akan berdampak terkait proses anak melanjutkan masa depan Medya. Terima kasih,” tulis Ririn di kolom komentar pada sebuah unggahan dari akun bernama Adhe, Sabtu (2/4/2022).

Sementara Adhe, salah satu warga yang selama ini giat mengabarkan tentang kehilangan, akhirnya juga turut mengimbau agar warganet tidak lagi menyebarkan foto Meyda. Sebelumnya, Adhe sempat bersikeras menyebarkan foto-foto korban meski telah ditemukan.

“Assalamualaikum, Dulur Wonogiri. Ikut seneng Meyda yang sudah kurang lebih setahun menghilang akhirnya sudah ditemukan oleh Mas Ardian. Yang mau mengucapkan terima kasih silahkan ke facebook-nya mas ardian yang ada di bawah, ….” Tulis Adhe dalam unggahan yang dilampiri dua buah foto, yakni foto Meyda saat di pos polisi Masjid Al-Aqsa Klaten serta tangkapan layar akun facebook Ardiyan.

Meyda dilaporkan hilang ke Polsek Sidoharjo pada 18 Mei 2021 lalu. Berbekal surat keterangan orang hilang dari kepolisian dan foto wajah Meyda, Adhe beserta Ayah dan kerabat Meyda terus mencari melalui media sosial. Adhe juga menuliskan bahwa Ayah Meyda, Gatot Subroto, menduga hilangnya Meyda ada hubungannya dengan seorang guru silat. Anak perempuan Gatot ini sering berlatih dan bertemu guru silatnya, Nurhayadi. Ternyata, Gatot mendengar kabar kalau anaknya memiliki hubungan khusus dengan Nurhayadi yang sudah beristri.

Namun, menurut Gatot, Nurhayadi sempat membantah tudingan itu. Bahkan, Nurhayadi, kata Gatot, mengajak 20 orang saat mengklarifikasi tudingan itu. Gatot meminta Meyda istirahat berlatih silat dan menurut. Hari kejadian, Gatot berencana ke Solo untuk mengurus pekerjaannya. Istri Gatot juga bekerja di pabrik. Meyda dititipkan ke rumah neneknya di Kecamatan Girimarto. Ia tak menduga hari itu menjadi hari terakhir bertemu Meyda. Gatot menduga anaknya telah dibawa Nurhayadi, pelatih silatnya. Sebab seusai kabar hilangnya Meyda, ia juga tidak mendengar kabar tentang Nurhayadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.