Kelurahan Rejomulyo Zona Merah PMK

Penulis:   Naim Emel Prahana | Editor:  NEP
oleh
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Heri Wiratno. Foto: ist/NEP/Metasatu

METRO, Metasatu.com—Walikota Metro melarang hewan ternak ke luar masuk daerahnya, akibat satu wilayahnya, Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan masuk dalam zona merah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak.

Oleh karenanya, Kelurahan Rejomulyo oleh Pemkot Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) ditetapkan sebagai zona mereah PMK, akibat sebanyak 18 ternak, terdiri 13 ekor sapi dan 5 ekor kambing bergejala PMK . Setelah dilakukan uji laboratorium, hasilnya 13 ekor ternak dari 18 ekor tersebut dinyatakan positif PMK.

Kepala DKP3 Kota Metro, Heri Wiratno, Rabu (29/6/2022) menjelaskan, penetapan zona merah PMK di Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan tersebut akibat ditemukannya kasus. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Kementerian Pertanian (Kementan), maka wilayah itu kini berstatus zona merah PMK.

“Sesuai dengan SOP dari kementerian ditetapkan sebagai Zona Merah. Tapi, sampai hari ini belum ada penambahan kasus,” jelas Heri.

Dalam penjelasannya, Heri mengatakan, belasan ternak yang terpapar PMK tersebut kondisinya sehat. Pihaknya telah melakukan pemantauan ekstra dengan menyiapkan dokter jaga.

“Justru yang sudah kena itu kondisinya sehat, setiap hari hewan itu juga selalu dipantau perkembangannya dengan satu dokter jaga di setiap kecamatan,” tambah Heri.

Lebih lanjut Kadis DKP3 Metro itu menjelaskan pula, pihaknya bersama Pemprov  Lampung akan melakukan vaksinasi pada hewan ternak di Kota Metro, vaksinasi dilakukan khusus di wilayah di luar zona merah PMK.

Diakui oleh Heri, kegiatan vaksinansi ke setiap hewan ternak di luar dari wilayah yang terpapar PMK, selain itu ternak yang berada dalam zona merah juga di lockdwon.

“Kita sudah dapat vaksin. Mulai besok dilakukan vaksinasi di daerah luar Kecamatan Metro Selatan. Artinya, dia tidak bisa menerima vaksin karena zona merah,” tambah Heri lagi.

Dari info yang diterima Metasatu menyebutkan wilayah yang terpapar PMK juga dilarang adanya pergerakan hewan, dilockdown, baik hewan yang masuk maupun keluar dari daerah tersebut. Jadi satu kecamatan hewan disana tidak boleh keluar.

Sementara Walikota Metro, Wahdi melarang pergerakan hewan ternak ke luar maupun masuk ke wilayah Kecamatan Metro Selatan.

“Metro Selatan Zona Merah PMK. Satu yang kemarin saya sampaikan. Yang kena isolasi, terapi, vaksinasi, pengobatan kemudian dilakukan surveilan epidilemiologi apakah akan dipotong atau lainnya,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.