Jembatan Gantung Gladak Perak Dibuka Lagi, Ini Pesan Sekcam Candipuro

Penulis:   Komariah | Editor:  Komariah
oleh
Pengendara roda dua saat melintas di jembatan gantung Gladak Perak Lumajang. Foto : Komariah

LUMAJANG, Metasatu.com — Jembatan gantung Gladak Perak kini dibuka kembali setelah beberapa waktu ditutup karena ada longsor di tebing batu di kawasan sekitar jembatan.

Meski sudah dibuka kembali, warga diimbau agar hati-hati dan waspada saat melintas, karena longsor sewaktu – waktu bisa terjadi terlebih saat cuaca sedang turun hujan.

Demikian disampaikan Sekertaris Camat Candipuro Abdul Aziz saat dikonfirmasi Metasatu, menanggapi keberadaan jembatan gantung Gladak Perak yang sempat ditutup pada (11/5) lalu dan diinformasikan dibuka kembali pada Selasa (24/5) kemarin.

Menurutnya, jembatan gantung yang merupakan akses penyeberangan yang menghubungkan Kecamatan Pronojiwo – Kecamatan Candipuro dan sebaliknya, sudah bisa dinikmati kembali aksesnya oleh masyarakat karena dinilai kondisi tebing batu aman dan tidak berpotensi longsor.

“Ya, kondisi tebing batu saat ini sudah stabil, mudah- mudahan sudah tidak ada longsor lagi, setelah beberapa waktu lalu dilakukan pembuangan batu besar yang berpotensi longsor,” ujarnya kepada Metasatu, Rabu (25/5/2022).

Namun demikian, Aziz mengimbau kepada warga agar waspada, karena di lokasi tebing batu saat ini sedang ada pengerjaan penguatan tebing batu.

“Untuk pengendara agar hati-hati saat melintas karena pengerjaan penguatan tebing batu belum selesai, dikhawatirkan mengancam keselamatan masyarakat,” imbaunya.

Dikatakan Aziz bahwa, beberapa waktu lalu jembatan sempat dibuka, hal itu dilakukan karena banyak warga yang berusaha melintas meski sudah ada plang peringatan.

“Ya betul, memang jembatan gantung pernah dibuka oleh petugas, karena pada saat itu masyarakat banyak yang tidak mengindahkan larangan, meski jalan sudah ditutup,” ujarnya.

Meski saat itu pengendara diperbolehkan melintas, namun pihaknya telah menyampaikan kepada para relawan di lokasi untuk terus waspada akan bahaya longsor, saling menjaga dan mengawasi jalannya lalu lintas demi keselamatan bersama.

Disampaikannya, untuk kelancaran transportasi yang dapat mendukung percepatan ekonomi masyarakat di wilayah Lumajang, saat ini pihaknya menyatakan jembatan gantung dibuka kembali.

“Selama kondisi tebing batu masih aman dan tidak ada indikasi longsor, akses jembatan gantung akan tetap dibuka untuk masyarakat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.