Jelang Lebaran, Polres Pringsewu Cek Harga Bahan Pokok di Pasar

Penulis:   Komariah | Editor:  Komariah
oleh
Kasat Binmas Polres Pringsewu Iptu Mardiono saat cek harga daging di Pasar Induk. Foto : Humas

PRINGSEWU, Metasatu.com — Untuk memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok terutama menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H/ 2022 Masehi, Satgas Pangan Polres Pringsewu, Polda Lampung, dipimpin Kasat Binmas Iptu Mardiono berkeliling melakukan pengecekan dan pemantauan langsung di sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Pringsewu.

Dari hasil pantauan di beberapa lokasi, didapati harga daging sapi mengalami kenaikan cukup tinggi dan stok minyak goreng curah terbatas.

Humas Polres Pringsewu Aipda S.Suhud ketika dikonfirmasi menerangkan bahwa pemantauan dilakukan di tiga lokasi pasar di Pringsewu.

“Pengecekan kami lakukan di Pasar Induk Pringsewu, di Pasar Sarinongko dan saat ini sedang dilakukan pantauan di Pasar Pardasuka,” ujar Suhud kepada Metasatu melalui pesan singkat, pada Selasa (26/4/2022).

Suhud juga menambahkan bahwa kegiatan pemantauan dimulai sejak pukul 08.30 WIB.

Terpisah, Kasat Binmas Iptu Mardiono menyampaikan dari hasil pengecekan berbagai komoditi seperti minyak goreng kemasan, daging dan barang kebutuhan dapur lainnya masih aman. Namun begitu, Satgas Pangan yang tersebar di wilayah Polres Pringsewu tetap melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok masyarakat tersebut.

Namun untuk minyak goreng curah subsidi, diakui Mardiono, stoknya terbatas karena hanya diperuntukkan bagi konsumen rumah tangga dan industri kecil menengah.

“Para agen mendapatkan pasokan minyak curah subsidi dari distributor sekali dalam dua hari, dan dijual sesuai HET mulai dari Rp. 14.000 hingga Rp 15.500 per kilogram,” kata Mardiono, di sela kegiatan pemantauan, pada Selasa pagi.

Diungkapkan Mardiono, salah satu komoditi yang mengalami kenaikan jelang lebaran yakni daging sapi. Sementara itu harga daging ayam masih dalam kondisi normal diharga Rp. 30.000 perkilo.

“Harga daging sapi yang sebelumnya Rp.150.000 perkilo dan kembali naik menjadi Rp.170.000, per tanggal 26 April,” ungkap Mardiono.

Mardiono menambahkan, pengecekan dan pemantauan sembako dari pihak kepolisian ini untuk memberikan kepastian kepada masyarakat.

“Sehingga masyarakat tidak khawatir akan kebutuhan sembako dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1443 H,” terang Mardiono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.