Ini Gejala Klinis Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan

Penulis:   Dian  | Editor:  Dian
oleh
Pemeriksaan terkait PMK di pasar hewan Kendal, Ngawi

NGAWI, Metasatu.com – Penyakit yang sedang melanda hewan berkaki empat di Indonesia yang perlu diwaspadai pada saat ini adalah Penyakit Mulut dan Kuku atau yang lebih dikenal PMK.

Gerak cepat dilakukan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi dan para Kapolsek serta Camat sewilayah Ngawi dalam antisipasi virus PMK di wilayah Ngawi.
Salah satunya ditindak lanjuti langsung oleh Kapolsek Kendal Iptu Jaenuri pada Selasa (24/5/2022) yang datang ke pasar hewan Kendal bersama Camat Kendal Sofyan Ahmadi, drh. Tony dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi, Wahidah dari Keswan Kabupaten Ngawi dan Kepala pasar hewan Kendal Edi.

Seperti dijelaskan oleh Tony, gejala klinis penyakit mulut dan kuku pada hewan adalah masa inkubasi 1 sampai 14 hari, demam mencapai 39 – 40 °C, tidak nafsu makan, luka lepuh dan vesikel pada kaki, mulut, moncong, puting susu, abortus dan hipersalifa serta mulut berbusa.

“PMK ditandai dengan demam dan luka seperti melepuh di lidah, bibir, mulut, puting susu, serta di antara kuku hewan, luka yang pecah dapat menyebabkan ternak sulit bergerak dan tidak mau makan. Gejala lain yang sering terjadi adalah depresi, hipersalivasi atau air liur berlebih, penurunan berat badan, keterlambatan pertumbuhan dan penurunan produksi susu,” jelas Tony

“Bila masyarakat mengetahui ternak mengalami gejala PMK agar segera menghubungi dinas terkait untuk dilakukan pengobatan dan pencegahan penyebaran PMK,” lanjut Tony.

Kapolsek Kendal juga menghimbau warga agar tetap tenang dan selalu menerapkan prokes dengan memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan guna cegah penyebaran virus Covid-19.

“Kami harapkan warga waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan bahwa PMK tidak menular pada manusia, serta virus PMK akan mati pada suhu diatas 70 derajat selama 30 menit,” tutur Jaenuri.

Lebih lanjut Kapolsek Kendal menjelaskan bahwa secara umum hewan sapi dan kambing yang diperjual belikan di pasar hewan Kendal dalam keadaan normal, tidak diketemukan gejala klinis yang mengarah ke penyakit mulut dan kuku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.