Ikuti Jejak Kakak, Bupati Bogor Ade Yasin Dicokok KPK

Penulis:   Yon Bayu Wahyono | Editor:  Yon Bayu Wahyono
oleh
Bupati Bogor Ade Yasin dalam suatu kegiatan. Foto: IG @ademunawarohyasin

BOGOR, Metasatu.com – Bupati Bogor Ade Yasin mengikuti jejak sang kakak, Rahmat Yasin  berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPk). Ade dicokok bersama sejumlah anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut.

“Benar, tadi malam sampai pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut KPk mengamankan Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat, dan pihak terkait lainnya,” ujar Ali Fikri, Rabu (27/4/2022) kepada awak media di kantor KPK.

Sebelumnya, pada Mei 2014 lalu, Rahmat Yasin yang menjabat Bupati Bogor 2 periode 2008-2013 dan 2013-2018, juga dtangkap KPK terkait dengan pengusutan izin Rancangan Umum Tata Ruang di Bogor, Puncak, dan Cianjur. Berselang dua tahun, Rahmat  Yasin kembali dijerat kasus gratifikasi.

Sementara sang adik, Ade Yasin menjadi sebagai Bupati Bogor sejak 30 Desember 2018 lalu. Karir politik perempuan kelahiran 29 Mei 1968 ini cukup cemerlang dan tidak pernah pindah dari Partai Persatuan Pembangunan sebagaimana juga kakaknya.

Mengawali kiprahnya dengan menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2009-2014. Ade kemudian terpilih lagi untuk periode kedua tahun 2014-2018. Sedang di partai, Ade terpilih menjadi Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor untuk periode 2010-2015 sebelum kemudian terpilih menjadi Ketua DPW PPP Provinsi Jabar periode 2015–2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.