Ibu Muda Wonogiri Antusias Ikuti Pelayanan KB Gratis

Penulis:   Katman | Editor:  Sinta Wahyuni
oleh
Acara puncak Safari KB dalam Rangka HUT IBI 2022

WONOGIRI, Metasatu.com-Program Keluarga Berencana (KB) masih menjadi program pemerintah skala nasional dalam upaya mengendalikan laju angka kelahiran. Bertepatan dengan hari ulang tahun Ikatan Bidan Indonesia (HUT IBI), pelayanan KB gratis juga digelar di Kecamatan Pracimantoro, bertempat di BPM (Bidan Praktik Mandiri) Sri Wahyuni, sabtu (14/5/2022) pukul 08.00 WIB sampai selesai. Acara tersebut merupakan puncak safari KB yang diselenggarakan sejak 7 mei lalu melibatkan bidan-bidan profesional IBI Wonogiri, PLKB Pracimantoro serta Dinas PPKB dan P3A.

 

“Program KB ini tidak melulu soal pemasangan alat kontrasepsi. Namun lebih dari itu, KB juga soal kesejahteraan keluarga, penyuluhan pranikah, juga penanggulangan masalah stunting pada anak. Itu tujuan utama kita,” terang Kepala PLKB Pracimantoro, Warimin, dalam penyuluhannya terhadap calon akseptor KB gratis, sabtu (14/5/2022)

 

Warimin juga berpesan kepada calon akseptor KB untuk membantu mengedukasi masyarakat bahwasannya KB bukan sesuatu yang menakutkan. KB bukan bertujuan agar perempuan tidak memiliki anak, namun mengatur jarak kehamilan agar tidak terlalu pendek sehingga ibu dapat maksimal dalam mengasuh anak. Layanan KB yang diberikan gratis ini adalah jenis alat kontrasepsi jangka panjang berupa implan/susuk dan IUD dengan sasaran usia subur. Program tersebut disambut antusias oleh masyarakat.

 

“Anak saya saat ini berusia 2 tahun. Saya sebelumnya menggunakan KB pil, saya takut untuk mencoba KB suntik atau yang lain. Namun kemarin dapat informasi mengenai pelayanan KB implan gratis ini jadi tertarik karena banyak temannya,” tutur Anisa (25) salah satu calon akseptor KB implant.

 

Salah satu bidan juga memotivasi calon akseptor KB yang sudah pernah menggunakan alat kontrasepsi mau pun yang baru pertama kali akan menggunakan alat kontrasepsi agar tidak ragu.

 

“Kelebihan KB implant atau susuk ini, jangka waktunya panjang yakni 3 tahun jadi akseptor tidak perlu khawatir lupa atau terlewat tanggalnya seperti kalau dengan pil dan suntik. Selain itu, bisa¬† langsung program hamil setelah implant dilepas,” terang bidan tersebut.

 

Acara puncak safari KB dengan tema “Jalan Panjang Bidan dalam Upaya Mewujudkan Keluarga Berencana Bahagia dan Sejahtera” tersebut dihadiri oleh Kapolsek Pracimantoro AKP Ujang Joko Widiyanto, Camat Pracimantoro Warsito S.IP M.M dan Anggota komisi lV DPRD Wonogiri Novri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.