HNSI Terima Sapi dari PLTU Cilacap

Penulis:   Gita Fetty Utami  | Editor:  Gita FU
oleh
Sapi korban dari PLTU Cilacap untuk warga. Foto: NE/ist

CILACAP, Metasatu.com — PT S2P (Sumber Segara Primadaya) PLTU Cilacap tahun ini kembali menyerahkan satu ekor hewan korban berupa sapi kepada HNSI Cilacap. Penyerahan dilakukan di halaman kantor HNSI Jalan Lingkar Selatan No 20, Sidakaya, Cilacap, Sabtu (9/7/2022).

Wakil Ketua I Parjo Hadi Pranoto menyatakan rasa terima kasihnya mewakili pengurus dan nelayan Cilacap.

Menurutnya selama ini PLTU Cilacap konsisten menunjukkan kepedulian kepada kaum nelayan Cilacap. Hal itu antara lain dibuktikan dengan rutin memberi jatah hewan korban melalui HNSI.

“Setiap tahun kami diberi bantuan 1 ekor sapi untuk kami sembelih, lalu dagingnya kami bagikan ke teman-teman pengurus HNSI, Rukun Nelayan, dan warga di sekitar kantor HNSI baik yang di Rusunawa maupun di sebelah selatan,” ungkapnya pada wartawan di kantornya, Sabtu siang (9/7/2022).

Parjo menjelaskan, dalam proses distribusi daging pada pengurus dan Rukun Nelayan nantinya dilakukan oleh pengurus HNSI. Sedangkan distribusi pada warga sekitar dilakukan dengan cara mendelegasikan pada ketua RT setempat.

Jatah hewan korban berupa sapi menurut Parjo rutin diberikan oleh PLTU Cilacap, kecuali pada kurun 2 tahun di masa pandemi lalu. Namun sebagai gantinya HNSI Cilacap menerima bantuan 1 ton beras per bulan sejak pandemi Covid-19, dan masih berlanjut hingga sekarang.

“Beras 1 ton itu kami bagi-bagikan setiap bulan bergiliran untuk 2 Rukun Nelayan (RN) yang berada di wilayah kota. Biasanya Rawa Jarit dan Lengkong, Kemiren dan Tegalkatilayu, PPC dan Pandanaran, Sentolo Kawat dan Sidakaya, Tambakreja dan Donan,” urai Parjo.

Sedangkan Kirsun, Wakil Ketua III bidang Produksi, menyebutkan proses penyembelihan sapi korban akan dilaksanakan Senin (11/7/2022), di tempat pemotongan hewan di Jalan Hutan Payau, Cilacap.

Kirsun beralasan hal itu demi kepraktisan, dan nantinya pengurus tinggal memotong-motong lalu menimbang serta membagikan.

Baik Parjo maupun Kirsun berharap bantuan dari PLTU Cilacap ini dapat berlanjut. Sebab bantuan tersebut, terutama beras, amat dibutuhkan nelayan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.