Gubernur Lantik Tiga Penjabat Bupati di Lampung

Penulis:   Naim Emel Prahana | Editor:  NEP
oleh
Ketiga pejabat yang ditunjuk jadi ‘Pj’ tersebut adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar untuk Pj Bupati Mesuji, Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Adi Erlansyah untuk Pj Pringsewu dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Tertinggal (PMDT) Lampung untuk Pj Bupati Tulangbawang Barat. Foto: Ist

BANDARLAMPUNG, Metasatu.com—Tiga pejabat di lingkungan Kantor Pemerintah Provinsi Lampung (Pemprov) diberi amanat untuk menjabat ‘penjabat’ kepala daerah (Bupati) di tiga (3) kabupaten yang bupatinya sudah habis masa jabatannya. Untuk menghindari kekosongan jabatan bupati dan wakil bupati di tiga daerah ditunjuklah penjabat sampai hasil Pilkada serentak tahun 2024.

Tiga pejabat Pemprov Lampung yang diturunkan ke daerah kabupaten Mesuji, Pringsewu dan Tulangbawang Barat oleh Gubernur Ir Arinal Djunaidi didasarkan atas

Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (SK Mendagri) No 131.18-1228 /2022 untuk Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu, No 131.18-1229/2022 untuk Pj    Bupati Mesuji dan No 131.18-1230/2022, untuk Pj Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba)

Ketiga pejabat yang ditunjuk jadi ‘Pj’ tersebut adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar untuk Pj Bupati Mesuji, Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Adi Erlansyah untuk Pj Pringsewu dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Tertinggal (PMDT) Lampung untuk Pj Bupati Tulangbawang Barat.

Pelaksanaan Pelantik dan pengambilan Sumpah Jabatan untuk tiga Penjabat (Pj) dilakukan oleh Gubernur Lampung, ArinalDjunaidi, Minggu (22/5/2022) di Balai Keratun, Komplek Perkantoran Gubernur Lampung, kemarin.

Dalam sambutan awalnya, Arinal mengatakan kegiatan pelantikan itu merupakan pemenuhan atas ketentuan peraturan perundang-undangan, guna pengisian kekosongan jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Mesuji, Tulangbawang Barat dan Pringsewu, karena masa jabatannya sudah pada tanggal 22 Mei 2022.

“Juga, untuk melaksanakan tahapan penyelenggaraan Pilkada yang habis masa jabatannya 2022, 2023 dan 2024, perlu adanya pelaksana kepala daerah,” ujar Gubernur Lampung.

Dalam prosesi pelantikan itu, Arinal Djunaidi selaku gubernur Lampung, juga Menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada bupati dan wakil bupati Pringsewu Sujadi Saddat—Fauzi, Bupati Tulangbawang Barat, Umar Ahmad—Fauzi Hasan, dan bupati serta bupati Mesuji, Saply TH—Haryati Cendralela yang menunaikan tugasnya sampai berakhirnya masaa jabatan dengan baik.

Gubernur Lampung Arinal mengingatkan kepada para pejabat struktural Pemprov  Lampung yang baru dilantik, bahwa Jabatan ini bersifat sementara.

Lebih lanjut Arinal meminta kepada penjabat yang baru saja dilantik agar segera menyesuaikan diri, menetapkan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam menjaga harmonisasi daerah, menjaga kondusifitas kehidupan bermasyarakat, mempercepat pemenuhan pelayanan publik.

“Se merealisasikan pembangunan daerah yang telah ditetapkan sebelumnya dalam Rencana Strategis maupun Rencana Kerja Daerah, demi terwujudnya Masyarakat Lampung Berjaya,” harap Arinal.

Diingatkan gubernur, Penjabat Kepala Daerah, memiliki peran, fungsi dan kewenangan sebagaimana telah diatur dalam ketentuan peraturan perundang- undangan.

Berdasarkan PP No 49 Tahun 2008 tentang Perubahan Ketiga Atas PP No 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, kata orang nomor satu di Lampung itu, Penjabat Kepala Daerah dilarang untuk : (1) Melakukan mutasi pegawai; (2) Membatalkan perijinan yang telah dikeluarkan oleh pejabat sebelumnya dan/atau mengeluarkan perijinan yang bertentangan dengan yang dikeluarkan oleh pejabat sebelumnya; (3) Membuat kebijakan tentang pemekaran daerah yang bertentangan dengan kebijakan pejabat sebelumnya; dan (4) Membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggaraan dan program pembangunan pejabat sebelumnya.

“Tugas penting dan strategis untuk segera ditangani dan dilaksanakan Penjabat Bupati yaitu Menyelenggarakan pemerintahan daerah di Kabupaten dan Memfasilitasi Tahapan Pemilukada di wilayahnya masing-masing,” pesan Arinal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.