Gempar, Anak Punk Tewas di Emperan Toko

Penulis:   Naim Emel Prahana | Editor:  NEP
oleh
Anak Punk Kota Metro bernama Yogi Faldi Alamsyah (26) ditemukan sudah meninggal di emperan toko kawasan Lapangan Samber Kota Metro

METRO, Metasatu.com—Masyarakat Kota Metro tiba-tiba dibuat gempar saat  ditemukannya seorang anak laki-laki (anak Punk) sudah tidak bernyawa lagi di emperen toko di kawasan Jl Ryamizard Ryacudu, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.

Mayat anak-anak laki yang diduga anggota anak Punk di emperan toko tersebut ditemukan, Jumat (15/4/2022) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Saksi Aliudin (42) yang menemukan anak laki-laki yang sudah tidak bernyawa itu mengatakan, pagi itu dia akan mengantar es Boba. Namun, sesampainya di depan  toko (ruko, red) Mitra Jaya serta melihat jasad anak-anak laki di emperan toko.

Semula, kata Aliudin ia mengira anak laki-laki itu masih tertidur pulas. Akan tetapi dirinya kaget saat dihampiri ternyata jasad anak laki-laki itu sudah meninggal dunia.

Menurut Aliudin, jasad anak laki-laki itu bernama Yogi Faldi Alamsyah (26) warga Dusun Mulyo Katon Kelurahan Totokaton Kecamatan Punggur, Lampung Tengah (Lamteng).

“Mengetahui Yogi sudah meninggal dunia, saya langsung melapor ke Pos Satuan Sampta Polres di Lapangan Samber.

“Namanya Yogi, jasadnya sudah dikelilingi semut. Saya langsung laporan ke Pos Pantau Samber,” jelas Aliudin.

Sementara itu, rekan korban Malik, juga anggota komunitas Punk mengatakan, sebelum korban meninggal, dirinya sering mengeluh sakit turun berok dan sakit lambung.

Kasat Reskrim Polres Metro AKP Firmansyah saat dikonfirmasikan, menjelaskan  bahwa korban dinyatakan meninggal dunia diduga setelah over dosis minuman keras (miras).

“Pada Kamis tanggal 14 April 2022 ini, sekitar jam 22.00 WIB korban bersama rekannya Erik alias Pacul warga Desa Wates Lamteng dan Kibil pesta minuman keras jenis tuak di lapangan samber sampai dengan jam 02.00 WIB,” ungkap Kasat.

Korban, tambah Kasat bersama rekannya pergi ke Pasar Cendrawasih untuk tidur namun korban dengan Erik alias Pacul ke luar lagi ke Taman Kota dalam posisi mabuk.

“Setelah itu pagi hari tadi sekitar pukul 07.30 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Firmansyah.

Masih keterangan Firmansyah menjelaskan, hasil olah TKP untuk sementara ada dugaan korban mengalami over dosis. Kini, jasad anak punk tersebut dibawa ke RSUD Ahmad Yani Metro guna menjalani pemeriksaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.