Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Lumajang, Tidak Berpotensi Tsunami

Penulis:   Komariah | Editor:  Komariah
oleh
Informasi gempa bumi laporan BMKG. Foto : BMKG

LUMAJANG, Metasatu.com — BMKG melaporkan telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 5,0 di wilayah Selatan Kota Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (9/7/2022) pukul 05.50 WIB.

Gempa bumi ini merupakan rangkaian gempa bumi susulan dari gempa utama dengan magnitudo 5,4 pada pukul 3.27 WIB.

“Hingga pukul 06.45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 15 (lima belas) aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ) dengan magnitudo terbesar 4,9,” jelas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno M.Si, dalam keterangan tertulisnya.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,58° LS; 112,90° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 132 Km arah Selatan Kota Lumajang, Jawa Timur pada kedalaman 42 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme naik ( thrust fault ).

Berdasarkan estimasi peta guncangan ( shakemap ), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Sumbermanjing Wetan, Malang dengan skala intensitas II – III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), daerah Tirtoyudo, Ampelgading, Malang dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Untuk itu BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

Menurut informasi yang dihimpun Metasatu, hingga saat ini pada pukul 10.30 WIB, BMKG masih mencatat aktivitas gempa dengan amplitudo 3,8 berada pada koordinat 9,34° LS, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 138 km arah Selatan Kota Lumajang, Jawa Timur pada kedalaman 10 km.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.