Gelap Mata di Panti Pijat, Seorang Terapis Kena Tikam Pacar Gelap

Penulis:   Naim Emel Prahana | Editor:  NEP
oleh
Jumhur Adi Wiguno (38)

 METRO, Metasatu.com—Seorang teraphys yang juga pegawai rumah Refleksi Family di Jl Sutan Syahrir, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro menjadi korban cemburu buta seorang pria diduga sebagai pacar gelap pegawai panti pijat.

Kejadia yang menggemparkan masyarakat Kecamatan Metro Barat itu terjadi Rabu (20/4/2022) sekitar pukul 07.00 WIB kemarin. Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan Metasatu, korban tusukan sajam bernama Neneng (27) mengalami beberapa tusukan dibagian tubuhnya.

Informasi dari Kapolsek Metro Barat, Iptu Amirul Hasan yang membenarkanb kejadian itu mengatakan, kejadiannya di sebuah rumah refleksi Family.

“Itu, murni percobaan pembunuhan,” jelas Kapolsek.

Kejadian itu tambah Amirul terjadi pagi tadi, pelakunya bernama Jumhur Adi Wiguna (38), ini sudah diamankan. Sedangkan, korban Neneng (27) dilarikan ke RSU Muhammadiyah Metro Barat.

Lebih lanjut Amirul menjelaskan kronologis peristiwa pensusukan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Di rumah teraphys itu datang seorang pria tidak dikenal  mencari korban alias Ririn.

Salah seorang pegawai rumah teraphys lainnya yang bertemu dengan pelaku memanggil korban atas permintaan pelaku, kemudian ikut juga ingin pelaku masuk ke dalam kamar korban.

Kemudian, saksi memanggil korban dan korbanpun mencuci muka. Namun, pelaku tersebut langsung masuk kamar korban. Usai memaksa masuk dalam kamar korban, pelaku langsung menghujani korban dengan sajam di bagian dada.

Dikatakan Kapolsek, pada saat kejadian secara kebetulan unit mobil patroli Polsek Metro Barat sedang melintas depan rumah theraphys Family. Kemudian karena mendengar ada keributan anggota bersama warga mendobrak pintu kamar korban, di mana didalamnya ada pelaku.

IPTU Amrul Hasan menyampaikan, motif pelaku menusuk korban diduga akibat terbakar api cemburu. Karena, keduanya diduga pasangan kekasih gelap.

“Pelaku merupakan kekasih korban, sedangkan pelaku sudah punya isteri sah,” ungkap Amirul.

Masih kata Kapolsek, setelah anggota berhasil masuk lokasi kamar dan korban sudah berlumuran darah. Mengetahui kondisi mengalami banyak luka tusukan, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Metro.

Korban penusukan, Neneng adalah warga Cimanuk RT 02 RW 06 Mekarjaya, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Tengah. Ia kini masih terbaring lemah di UGD RS Muhammadiyah Metro dengan sejumlah luka tusuk.

Dan, pelaku penusukan teraphys di rumah refleksi Familly Jumhur Adi Wiguno (38) adalah warga Jalan Seledri RT 13 RW 04 Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur diamankan di Mapolres Metro.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 351 ayat 2 tentang percobaan pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.