Erick Ungkap Mafia Pertanian, Nasdem: Apa di BUMN Tidak Ada Mafia?

Penulis:   Yon Bayu Wahyono | Editor:  Yon Bayu Wahyono
oleh
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Ist

JAKARTA, Metasatu.com – Keberadaan mafia di lingkar Istana semakin mengemuka. Setelah Menteri Perdagangan M. Luthfi mengakui adanya mafia pangan yang menyebabkan karut-marut tata kelola minyak goreng, kini Menteri BUMN Erick Thohir menyebut ada mafia bibit pertanian.

“Bibit pun ada mafianya. Banyak petani mendapatkan bibit yang hybrid, yang salah, sehingga ketika tumbuh tidak baik,” ujar Erick saya memberikan kuliah umum di Unibersitas Padjajaran secara virtual, Sabtu (23/4/2022).

Pernyataan Erick menuai kecaman  dari Partai Nasdem. Tidak tanggung-tanggung, Nasdem akan menarik Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dari kabinet jika Erick bisa membuktikan tuduhannya. Seperti diketahui Yasin merupakan kader Partai Nasdem.

“Kalau hal itu ada (mafia bibit), maka Nasdem akan mendesak Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk mengundurkan diri dari kabinet karena telah mencederai misi pengabdian restorasi yang diamanatkan oleh partai kepada beliau,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis Hermawi Taslim, Minggu.

Hermawi melanjutkan, jika memang ada bukti kuat terkait dugaan penyimpangan di Kementerian Pertanian, Nasdem akan meminta KPK atau Kejaksaan Agung untuk segera mengusut tuntas kasus ini.

Hermawi mempertanyakan urgensi Erick terkait pernyataan yang terkesan tiba-tiba. “Nasdem juga ingin bertanya kepada Erick Thohir kok ujug-ujug ngomong soal mafia di Kementan. Apakah Erick Thohir sedemikian yakin bahwa di Kementerian BUMN tidak ada mafia?” cetus Hermawi.

Kecaman terhadap Erick juga datang dari Ketua Harian HKTI Jawa Barat Entang Sastraatmaja. Menurutnya, sebelum dilempar ke publik, sebaiknya Erick menyampaikan di kabinet  atau langsung kepada Menteri Pertanian.

Selain itu, Endang menyayangkan soal kata ‘mafia’. Endang meminta Erick untuk tak sembarangan menggunakan istilah ‘mafia’ tanpa penjelasan.

“Jangan terlau gampang menggunakan istilah mafia ya, tidak semudah yang diucapkan.” Ujar Endang seperti dikutip dari CNN Indoensia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.