Empat Mahasiswi IAIN Metro Ciptakan Briket dari Tongkol Jagung

Penulis:   Naim Emel Prahana | Editor:  NEP
oleh
EMPAT - Mahasiswi IAIN Metro Lathifah Turrohmah, Tiur Febriyanti, Umi Saputri dan Zahwa Eza Soeseno menciptakan inovasi baru bidang teknologi dan digital. Foto: NEP/Metasatu

METRO, Metasatu.com—Empat mahasiswa IAIN Metro yang masih duduk pada semester VI dan VIII dari (Institut Agama Islam Negeri) IAIN Metro Lampung, telah membuktikan kemapuan mereka berinovasi untuk kepentingan masyarakat banyak, yang saat ini sedang dinilai oleh Tim Verifikasi Lapangan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Ungulan provinsi Lampung.

Hasil inovasi ketiga mahasiswi cantik dari IAIN Metro Lampung terdiri dari Lathifah Turrohmah, Tiur Febriyanti dan Umi Saputri merupakan Mahasiswi dari jurusan Tadris Biologi IAIN Metro.

Mereka telah diperagakan dihadapan tim verifikasi lapangan lomba Teknologi Tepat (TTG) Guna Unggulan tingkat provinsi Lampung, Selasa (14/6/2022).

Ketika ditanya Metasatu usai peragaan karya, mereka mengatakan karyanya dibuat karena seringnya melihat limbah jagung (tongkol) dan singkong dibuang begitu saja, mengakibatkan menumpuknya sampah.

“Karena seringnya berhadapan dengan limbah kami melakukan penelitian dan uji coba, agar limbah-limbah itu bermanfaat bagi masyarakat luas dan tidak menimbulkan polusi,” jelas Umi Saputri.

Kini, kami diminta ikut lomba TTG tingkat provinsi setelah di tingkat Kota Metro lomba yang diadakan Bappeda, kami dinyatakan pemenang.

“Alhamdulilah sekarang kami disertakan ikut lomba tingkat provinsi membawa nama Metro untuk bersaing dengan 15 kabupaten/kota yang ada di Lampung,” tambah Tiur Febriyanti.

Dari hasil peragaan yang mereka perlihatkan, ada beberapa tahapan proses yang begitu mudah sampai kepada hasilnya jadi briket, di antaranya limbah tongkol jagung dimasak. Setelah beberapa saat dimasak, kemudian dicampur dengan perekat, juga dari limbah (ampas) singkong yang sudah diparut dan diambil santai (airnya).

Peragaan yang sangat bagus membuat tim verifikasi terpesona menyaksikannya sampai-sampai berdecak kagum terus menerus.

Karya tiga mahasiswi IAIN Metro itu diberi nama B-Energy: Briket Tongkol Jagung Dengan Perekat Limbah Singkong Sebagai Alternatif Bahan Bakar Terbarukan.

Sementara itu, temannya juga mahasiswa IAIN Metro, Zahwa Eza Soeseno yang masih duduk pada semester VIII jurusan Matematika dengan karyannya cukup spektakuler dengan judul “Buku Ajar Digital Statistika Berbasis Pendekatan Realitic Mathematic Education (RME)”.

Kepada Metasatu Zahwa mengakui, karyanya sudah disosialisasikan pertama kali kepada pelajar SMP Negeri 3 Metro hasilnya mendapat respon sangat positif. Baik dari kalangan guru, maupun kalangan pelajar itu sendiri.

“Sudah, saya sudah mensosialisasikannya dan rata-rata mereka bilang sangat mudah dan mudah pula dicernah,” terang Zahwa sambil tersenyum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.