Dua Warga Tanggamus Pembobol ATM di Metro Ditangkap

Penulis:   Naim Emel Prahana | Editor:  NEP
oleh
Dua tersangka pelaku pembobolan ATM di Metro, Leody Agus Kurniawan dan Doni Kausar diamankan di Mapolres Kota Metro.

METRO, Metasatu.com—Dua pelaku pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Rakyat Indonesia (BRI) di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Yani (RSUD AY) ditangkap pihak Polres Kota Metro melalui Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308.

Kasat Reskrim, AKP Firmansyah mendampingi Kapolres Kota Metro, AKBP Yuni Iswandari Yuyun, Senin (30/5/2022) mengatakan, kedua tersangka berhasil ditangkap setelah satu bulan pelarian.

Dijelaskan Kasat Reskrim, modus kedua pelaku pembobol ATM yang dilakukan, Selasa (26/4/2022) dengan memasang Micro Chip di mesin ATM, kemudian mengganjal dan mendongkel serta merusak mesin ATM untuk mengambil uang di dalam mesin ATM.

Ditambahkan oleh AKP Firmansyah, kedua tersangka pelaku yang ditangkap merupakan warga Kabupaten Tanggamus. Keduanya adalah Leody Agus Kurniawan (21) profesi wiraswasta beralamat RT 001 RW 003 Pekon Karang Agung Kecamatan Semaka dan Doni Kausar (26) profesi sebagai petani asal RT 001 RW 002 Pekon Rajabasa, Kecamatan Bandar Negeri Semoung, Tanggamus.

Dalam melancarkan aksinya itu, keduanya melakukan pendongkelan dan merusak mesin ATM dan berhasil mengambil uang Rp 1.250.000 dari aksinya mendongkel mesin ATM.

“Kejadiannya pada Selasa, 26 April 2022 sekitar pukul 13.15 WIB di ATM BRI RSUD Ahmad Yani Metro. Pelaku memasang Micro Chip pada mesin ATM, akibatnya saat korban ingin melakukan penarikan uang, uangnya tidak ke luar, lalu para pelaku beraksi dengan mengganjal, mendongkel dan merusak mesin ATM,” jelas Firmansyah.

Kedua tersangka sempat buron selama sebulan dan baru ditangkap polisi Jum’at, 27 Mei 2022 sekitar pukul 03.00 WIB di rumah kedua pelaku di wilayah Tanggamus. Dari tangan keduanya polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) satu senjata api (senpi) rakitan jenis Revolver gagang plastik berwarna silver berikut 3 butir amunisi aktif kaliber 38.

Juga, didapati 5 butir selongsong peluru kaliber 38 berikut satu buah mata kunci leter T, diduga digunakan untuk melancarkan aksinya.

Kini, keduanya tersangka berikut BBnya diamankan di Mapolres Metro. Dan, keduanya terancam pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara paling lama 7 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.