Ngumpet di Kandang Ayam, Pencuri Motor Diringkus Tim Gabungan

Penulis:   Komariah | Editor:  Komariah
oleh
Dua pelaku Curat Ranmor saat digelandang ke Mapolres Tanggamus. Foto : Humas

TANGGAMUS, Metasatu.com — Upaya keras Tim Khusus Gabungan (Tekab) Polres Tanggamus, dalam melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka AD (17) dan RS (23), pelaku pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor (Curat Ranmor) di teras kios jahit Jhon Tailor Blok 5, Pekon Gisting Bawah Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus yang terjadi pada Jumat (24/6/2022) lalu, akhirnya membuahkan hasil.

Berselang 6 jam setelah menangkap tersangka AD, dengan dibantu warga, tim gabungan berhasil menangkap tersangka RS di tempat persembunyiannya di kandang ayam warga, tepatnya di Blok 8 Pekon Gisting Bawah.

Demikian diungkapkan Kasi Humas Iptu Yusuf, SH, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, SIK, MIK, dalam keterangan tertulisnya,
Minggu (26/6/2022).

Dijelaskan Kasi Humas, tim khusus gabungan (Tekab) Polres Tanggamus, Satreskrim, Sat Intelkam dan Polsek Talang Padang Polres Tanggamus dibantu warga, berhasil menangkap dua tersangka Curat Ranmor berinisial AD dan RS.

“Seorang tersangka berinisial AD, ditangkap Timsus unit 2 yang dipimpin Kasat Intelkam, usai menjebol dan mendorong motor korban, pada pukul 12.30 WIB,” ungkap Iptu M. Yusuf.

Diketahui, korban pencurian motor bernama Santibi (35), penjahit, warga Pekon Gunung Tiga Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus.

Sedangkan kedua tersangka merupakan warga kecamatan Wonosobo, Tanggamus, berinisial AD (17) warga Kecamatan Wonosobo merupakan anak di bawah umur, resedivis kasus Jambret yang merupakan eksekutor pembobolan kunci kontak motor korban menggunakan kunci letter T dan seorang dewasa berinisial RS (23).

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan kunci letter T, handphone Samsung J 2 Prime dan motor Suzuki Satria Fu tanpa plat yang digunakan tersangka dalam melakukan aksi pencurian, serta motor Honda Beat merah hitam Nopol A 3421 ZZ milik korban.

Kasi Humas menjelaskan, penangkapan tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan upaya pencegahan terjadinya kasus Curat, Curas dan Curanmor (C3), melakukan maping juga pengungkapan kasus C2, sehingga membentuk 2 tim khusus yang dipimpin Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam.

Selanjutnya, setelah pembentukan tersebut kedua tim langsung bergerak ke wilayah barat dipimpin Katim 1, Kasat Reskrim Iptu Hendra Safuan, SH, MH, dan wilayah timur dipimpin Katim 2, Kasat Intelkam Iptu Ahmad Junaidi.

Berdasarkan maping dugaan pelaku Curanmor, Kasat Intelkam mencurigai gelagat dua orang yang berada di sekitar masjid, ketika masyarakat melakukan sholat Jumat, sehingga tim langsung membuntutinya dari Pekon Batu Kramat, Kota Agung Timur hingga ke Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting.

Dugaan tim tidak meleset, pasalnya, saat tiba di Gisting Bawah, kedua orang yang dicurigai berputar arah karena melihat sepeda motor yang diparkir oleh korban di teras kios jahit Jhon Tailor, lalu seorangnya turun bahkan dalam tempo sekitar 3 menit berhasil menghidupan motor korban.

Tak ingin kehilangan buruan, Kasat Intelkam bersama personelnya berusaha melakukan penutupan jalan kedua pelaku menggunakan mobil, dan sehingga pada saat itu seorang tersangka berinisial AD selaku eksekutor berhasil dibekuk tidak jauh dari lokasi, namun rekannya melarikan diri.

Kemudian, dibantu warga Gisting, tim melakukan penyisiran terhadap pelaku yang melarikan diri, sehingga selang 7 jam pencarian, tersangka RS berhasil ditemukan di tempat persembunyiannya di kandang ayam warga, tepatnya di Blok 8 Pekon Gisting Bawah.

“Tersangka AD ditangkap pada pukul 12.30 WIB tidak jauh dari TKP, kemudian rekannya berhasil ditangkap saat bersembunyi di Blok 8 Pekon Gisting Bawah sekitar pukul 18.30 WIB,” jelasnya.

Kasi Humas mengungkapkan, berdasarkan keterangan para tersangka bahwa, mereka dari arah Batu Kramat menuju Gisting mencari sasaran ketika warga melaksanakan sholat Jumat, ketika melihat motor korban tanpa pengawasan sebab korban telah berangkat ke masjid di situlah tersangka melakukan Curat.

“Untuk peran masing-masing, tersangka AD selaku eksekutor dan RS berperan mengawasi lokasi sambil berpura-pura menelpon di atas motor yang mereka bawa,” ungkapnya.

Iptu M. Yusuf menambahkan, berdasarkan keterangan AD, bahwa ia juga pernah melakukan Curas jambret di wilayah Kota Agung.

Saat ini tersangka AD dan RS berikut barang bukti telah ditahan di Mapolres Tanggamus.

“Kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal 7 tahun penjara,” imbuhnya.

Kesempatan itu, Kasi Humas mengimbau masyarakat untuk turut serta melakukan pengamanan terhadap kendaraannya dengan melakukan kunci ganda saat meninggalkan kendaraan guna mencegah kejadian serupa.

“Mari bersama-sama menjaga kendaraan kita dengan mengunci ganda saat kendaraan diparkir tanpa pengawasan sehingga mencegah kejadian serupa,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.