Ditinggal Sholat Motor Lurah Yosorejo Metro Digasak Pencuri

Penulis:   Naim Emel Prahana | Editor:  NEP
oleh
Aksi pencurian sepeda motor milik Lurah Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro di halaman Masjid Al Mutmainah, terekam CCTV. Foto: ist/NEP

METRO, Metasatu.com—Pencuri alias maling itu tidak pandang bulu, yang penting dapat barang yang akan dicuri, seperti nasib apes menimpa seorang Kepala Kelurahan (Lurah) Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Lampung. Lagi sholat, motor milik diparkiran halaman masjid digasak maling.

Kejadian pencurian sepeda motor milik Lurah Yosorejo, Budi Maryanto terjadi, Rabu (7/6/2022) sekitar pukul 18.30 WIB saat korban melaksanakan sholat magrib di Masjid Al Mutmainah.

Dalam pengakuannya kepada awak media ini, Budi menjelaskan kronologis hilangnya motor miliknya.

“Saat itu saya sedang sholat magrib sekitar pukul 18.15 WIB dan selesai pukul 18.30 WIB, ketika ke luar dari masjid motor yang diparkiran halaman masjid sudah tidak ada,” kata Budi.

Mengetahui motornya tidak ada, Budi melihat Closed Circuit Television (CCTV), ternyata benar aksi pencuri motornya terekam CCTV Masjid Al Mutmainah.

Kawanan pencuri berhasil mengambil sepeda motor jenis Honda Beat rakitan 2021 warna abu-abu gelap Nopol BE 3550 FR, milik Budi Maryanto.

Dengan rekaman CCTV, Budi Maryanto berharap pihak kepolisian dapat menjadikan petunjuk bagi Polisi untuk menangkap para pelaku.

“Saya baru tahu motor hilang usai sholat Maghrib sekitar pukul 18.30 WIB pada saat ke luar masjid. Dari rekaman CCTV terlihat dua orang mengambil motor saya,” ujar Lurah Yosorejo.

Setelah tahu motornya disikat pelaku curanmor, Budi langsung melaporkan kejadiannya ke aparat Kepolisian.

“Saya langsung telepon Babin dan Kanitnya, kemudian mereka hadir dan saya disarankan untuk membuat surat laporan kehilangan ke Polsek,” kata Budi.

Menurut Lurah Yosorejo itu, saat ia sholat motornya sudah dikunci stang, meskipun begitu, dirinya mengaku ikhlas atas musibah kehilangan sepeda motor yang dibawa kabur kawanan pencuri.

“Saya alhamdulillah sudah ikhlas, pasti ada rezekinya nanti. Kebetulan saya juga pengurus masjid itu, dan alhamdulillah yang kehilangan bukan jama’ah lainnya. Di masjid itu terakhir terjadi setahun lalu,” cerita si lurah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.