Dinas Pertanian Rapat, Peta Di Perda RTRW Beda Dengan LP2B

Penulis:   NEP | Editor:  Naim Emel Prahana
oleh
Lahan pertanian di Kota Metro terus berkurang. Foto: NEP/Metasatu.com

METRO, Metasatu.com—Karena merasa ada perbedaan peta lahan dalam Peraturan Daerah (Perda) RTRW Kota Metro terbaru dengan yang ada di Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), memaksa Dinas Pertanian mengadakan rapat koordinasi dengan beberapa wakil dari OPD, khususnya dari Bappeda.

Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kota Metro, Andi Kardinal, Selasa (21/3/2023) di ruang kerjanya.

Kepada Metasatu.com Andi Kardinal menjelaskan, kalau pada Perda RTRW yang lama petanya sama, namun pada Perda yang baru terdapat perbedaan seperti, ada lahan yang tidak dapat dialih fungsikan, namun pada peta di Perda RTRW yang baru, dapat dialihfungsikan.

Banyak warga yang merasa bingung atas perbedaan itu, sebab kalau sebelumnya lahan mereka dapat dialihfungsikan. Sekarang terbali,tidak dapat dialihfungsikan tambah Andi Kardinal.

“Hari ini kami akan mengadakanb rapat, untuk membahas perbedaan itu,” ujar Andi sesaat sebelum memimpin rapat dengan Bappeda.

Andi tidak dapat menjelaskan secara rinci, kenapa terjadi perubahan. Yang jelas, kata dia LP2B itu adalah bagian dari Perda RTRW.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Ir Bangkit Haryo Utomo dikonfirmasi di Kantor Walikota, dengan gamplang mengatakan, Pemkot Metro menghadapi perbedaan itu tetap mengacu kepada LP2B Dinas Pertanian yang lama.

“Kita menggunakan data dari LP2B yang malam,”katanya menjawab pertanyaan Metasatu.com sesaat ia akan ke luar dari halaman Kantor Walikota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *