Dilimpahkan ke PPA, Terduga Pelaku Pembuang Bayi di Pangalengan Masih di Bawah Umur

Penulis:   Ingeu I. Mutiara | Editor:  Yon Bayu Wahyono
oleh
Ilustrasi/Ist
BANDUNG, Metasatu.com — Terduga pembuang bayi laki-laki yang telah meninggal di sebuah gang samping Ruko Kenzi Kp. Joblegan, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, masih di bawah umur. Sebab itu kasus hukumnya harus ditangani secara khusus oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta telah dilimpahkan ke Polresta Bandung.
“Tersangka perempuan istilahnya anak yang berperkara dengan hukum, harus ditangani oleh Polwan unit khusus PPA, terus perlakuan juga berbeda dengan yang lain,” kata Kanit Reskrim Ipda Wawan Sopyan, S.Sos saat ditemui jurnalis Metasatu, Rabu (2/2/2022).
Adapun menurut pengakuan Wawan, kondisi remaja SMP 14 tahun tersebut saat ini sudah bisa dimintai keterangan, mengenai treatment penahanannya pun berbeda dengan dewasa.
Seperti diketahui, sebelumnya warga menemukan bayi laki-laki yang telah meninggal di sebuah gang samping Ruko Kp. Joblegan, Senin (31/1/2022). Menurut keterangan salah satu saksi, Ketua RW 17 Desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, DS (59), sekitar pukul 14.35 WIB ia mendengar teriakkan dari warga, yang menemukan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di gang sebelah ruko.
DS kemudian mendatangi lokasi penemuan dan benar saja ada sesosok bayi dalam posisi terlentang berbalut celana pendek warna biru. DS kemudian membawa bayi tersebut  ke Bidan terdekat, lalu bayi tersebut dibawa ke PONED Pangalengan. Namun setelah sampai di PONED Pangalengan bayi tersebut dinyatakan sudah meninggal dunia dengan luka lecet di dada, perut dan luka robek di bagian bibir sebelah kiri, tali pusar sudah putus dari placenta.
Kejadian yang sempat menggemparkan ini langsung ditangani cepat oleh Polsek Pangalengan, setelah dilakukan penyelidikan polisi akhirnya berhasil menemukan terduga pelaku.
“Ternyata ditemukan seorang anak perempuan di bawah umur, yang mengalami pendarahan. Diduga ia lah yang melakukan penelantaran bayi tersebut,” tutur Kapolsek Pangalengan, Kompol Imron dilansir Tribun, Selasa (1/2/2022).
Imron mengungkapkan, saat ini pihaknya telah melimpahkan kasus tersebut ke Unit PPA Polresta Bandung lantaran terduga pelaku masih di bawah umur.
“Terduga pelaku merupakan anak di bawah umur, dan mungkin ia juga korban,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.