Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, RPA Lampung Launching MASPPA

Penulis:   Komariah | Editor:  Yon Bayu Wahyono
oleh
Pengurus RPA dalam acara launching MASPPA. Foto: Ist

PRINGSEWU, Metasatu.com — Maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ada di lingkungan masyarakat perlu diciptakan rasa empati dan kesadaran dari semua lapisan masyarakat. Untuk itu Masyarakat Sadar Perlindungan Perempuan dan Anak (MASPPA) hadir sebagai mitigasi dan upaya pencegahan dini dari segala bentuk kekerasan.

Sehingga nantinya, Rumah Perempuan dan Anak (RPA) di Provinsi dapat bersinergi bersama dengan seluruh lapisan masyarakat, memutus mata rantai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Provinsi Lampung.

Demikian dikatakan Ketua Pengurus Wilayah Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Provinsi Lampung Enny Puji Lestari dalam acara Launching MASPPA di Balai Pekon Panggungrejo Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu, Rabu (30/3/2022).

Dalam acara launching tersebut turut mendampingi Ketua PW RPA Lampung Enny Puji Lestari, M.ESy, Dinas PPA Provinsi Lampung, Camat Sukoharjo Rudito, KUPT Dinas P3AP2KB Asri Dwi Jayanti, Kepala Pekon Panggung Rejo Supartono, Kepala Pekon Panggungrejo Utara Mardiyah, serta unsur pemerintahan dan lembaga pekon.

Lebih lanjut dikatakan Enny, dalam pembukaan UUD 1945, negara dan masyarakat wajib melaksanakan pencegahan, perlindungan dan penindakan pelaku sesuai dengan falsafah Pancasila dan UUD 1945. Sehingga, segala bentuk kekerasan terutama kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan terhadap anak adalah pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan serta bentuk diskriminasi.

“Amanat itulah yang menjadi landasan RPA untuk mencegah dan melindungi segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya di Provinsi Lampung,” ungkap Enny, Rabu (30/3/2022).

Enny mengucapkan terima kasih kepada Dinas PPA Provinsi Lampung yang telah memberikan kepercayaan kepada RPA Provinsi untuk bersinergi bersama.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Desi Dwiningsih dalam kesempatannya menyampaikan, jumlah peserta yang mengikuti MASPPA sebanyak 33 orang, terdiri dari unsur pemerintahan pekon seperti Kader PKK, Kader RDS, Kader Posyandu, Posyantekdes, Forum Anak Desa, Karangtaruna Desa, Kepala SDN, Kepala PAUD, Tokoh Agama, dan sejumlah tokoh masyarakat.

“Kegiatan berjumlah 33 peserta berasal dari dua pekon, yakni Pekon Panggungrejo dan Pekon Panggungrejo Utara, Pringsewu. Selain itu, ada juga peserta yang hadir secara online,” ujar Desi.

Rudito, selaku Camat Sukoharjo mengapresiasi atas dilaunchingnya MASPPA di Kabupaten Pringsewu, khususnya Kecamatan Sukoharjo, terkait sering terjadinya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di wilayahnya.

“Saya berharap dengan adanya RPA Provinsi Lampung, RPA Pringsewu dan Dinas P3AP2KB agar bersama-sama mencegah terjadinya kekerasan seksual,” kata Rudito.

Acara ini dibuka oleh Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Lampung dan dilanjutkan dengan pemberian materi dari narasumber dan diskusi bersama Kader MASPPA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.