Bikin Bingung, Hanya Sehari PPKM Jakarta Kembali Level 1

Penulis:   Yon Bayu Wahyono | Editor:  Yon Bayu Wahyono
oleh
Ilustrasi rumah makan. Foto: ist

JAKARTA, Metasatu,com – Penerapan level Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat (PPKM) di aglomerasi Jakarta membuat bingung masyarakat, terutama pelaku usaha. Hanya sehari berada di level 2, kini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapan wilayah Jakarta dan sekitarnya kembali ke level 1.

Sebelumnya, Selasa (5/7/2022), melalui Inmendagri Nomor 33 Tahun 2022. disebutkan akibat penambahan kasus Covid-19 yang relatif tinggi tersebut, pemerintah kembali menaikan status PPKM DKI Jakarta ke level 2.

“Gubernur DKI Jakarta untuk wilayah kabupaten/kota dengan kriteria level 2,” demikian yang tertulis dalam Inmendagri.

Level PPKM saat ini berlaku sejak 5 Juli hingga 1 Agustus. Setelah itu, status level PPKM Jakarta akan dievaluasi kembali. Level PPKM itu harus diterapkan di seluruh wilayah di Jakarta mulai dari Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Timur, kemudian Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat. Tidak hanya itu, wilayah lain di Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi juga menerapkan PPKM Level 2.

“Penetapan level wilayah sebagaimana dimaksud pada diktum kesatu berpedoman pada Indikator Transmisi Komunitas pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan,” tulis Tito dalam diktum kedua.

“Penyesuaian sebagaimana dimaksud pada diktum kedua dilakukan juga terhadap wilayah aglomerasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), ” tambahnya melalui diktum ketiga.

Dalam beleid yang sama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa penetapan level 1 PPKM untuk Jabodetabek ini berlaku hingga 1 Agustus 2022.

Namun Inmendagri Nomor 35 Tahun 2022 tanggal. 5 Juli 2022, status PPKM untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya dikembalikan ke level 1
Direktur Jenderal Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Syafrizal mengatakan berubahnya status PPKM Jabodetabek hanya dalam waktu satu hari karena awalnya pemerintah pusat menetapkan berdasarkan indikator transmisi komunitas wilayah.

Namun Kemendagri melihat bahwa terjadi tren penurunan kasus dalam sepekan terakhir. “Dalam satu minggu terakhir kami melihat terjadi tren pelandaian yang mengindikasikan wilayah aglomerasi Jabodetabek telah melewati puncak (penularan),” kata Syafrizal seperti dikutip dari Kompas.

Dengan perkembangan tersebut, Kemendagri memperkirakan wilayah aglomerasi Kabodetabek dapat kembali ke level 1 dalam satu atau dua pekan ke depan.

Meski menyambut gembira kembalikan status PPKM ke level 1 yang berarti kapasitas seluruh kegiatan dalam ruangan, termasuk rumah makan dan perkantoran, dapat dilakukan 100 persen, namun hal itu sempat dikeluhkan pelaku usaha.

“Kami bingung jika aturannya terus berubah-ubah,” ujar Widya, pemilik warung nasi di bilangan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Rabu (6/7/2022).

Sementara masyarakat sendiri terlihat sudah tidak terlalu peduli dengan aturan PPKM. Terlebih setelah tidak ada keharusan memakai masker di tempat terbuka.

“Kalau bisa sih, jangan ada lagi kebijakan level PPKM. Bikin bingung,” ujar Yuni, pengunjung rumah makan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.