Benteng Keraton Dijebol, Penggiat Budaya Murka karena Pemkab Sukoharjo Abai

Penulis:   Sinta Wahyuni | Editor:  Sinta Wahyuni
oleh
Kondisi Benteng Keraton Kartasura yang dijebol warga. Foto: Egi Raff

SUKOHARJO, Metasatu.com – Penggiat Sejarah dibuat kecewa melihat benteng Keraton Kartasura sebelah barat tepatnya di Jl. Slamet Riyadi V Dusun II Kartasura Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo dihancurkan. Warga yang melakukan hal itu mengakuĀ tidak tahu jika tembok yang ditumbuhi rumput liar tersebut merupakan cagar budaya yang dilindungi.

Namun, hal itu tetap saja memantik kemurkaan para penggiat sejarah dan budaya. Ungkapan kekecewaan juga keluar dari Egi Raff (25) pemuda setempat sekaligus salah satu penggiat budaya di Solo Raya.

“Terlihat sekali kalau usul saya pada tanggal 30 Maret tidak diperhatikan!” ujar Egi Raff, Jumat (22/4/2022)

Sebelumnya, tertanggal (30/3/2022) Egi telah mengirimkan pesan kepada Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, melalui akun Instagramnya. Egi menguraikan keadaan Keraton Kartasura, terutama kondisi benteng yang tidak terawat, berlumut serta ditumbuhi rumput liar di bagian luar. Sedangkan benteng bagian dalam telah dirawat oleh Egi dan teman-temannya dengan dana pribadi.

“Tanggal 30 maret saya posting di feed Instagram. Saya memohon ke bupati Sukoharjo, Etik Suryani untuk mempedulikan Keraton Kartasura. Di situ saya juga menjelaskan kalau Benteng Baluwarti sisi barat banyak ditumbuhi rumput dan pohon-pohon yang jika dibiarkan akan merobohkan benteng. Balasan dari Bupati Etik, katanya akan dikoordinasikan dengan dinas terkait,” papar Egi.

“Keraton kartasura memang berada di wilayah Sukoharjo, tetapi asetnya bukan milik Kabupaten Sukoharjo, kami sudah menugaskan beberapa petugas untuk menjaga kebersihan.” Demikian tulis Bupati Sukoharjo sebagai balasan atas protes Egi.

Etik mengatakan bahwa hal tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Namun kenyataan berkata tidak ada upaya berarti dari pemerintah hingga benteng dihancurkan. Mengenai penghancuran benteng, Egi kembali melayangkan protes pada Bupati Sukoharjo tersebut.

Egi menguraikan bahwa pada tanggal 21 April, sekira pukul 22.00 WIB, yang bersangkutan lewat benteng dan kaget menyaksikan bahwa benteng telah jebol. Tanggal 22 April 2022, Egi datang bersama kawan-kawan guna mencari informasi dan dugaannya benar benteng sengaja dijebol. Menurut keterangan nantinya akan dibangun bengkel dan kos-kosan. Egi mengutarakan kekecewaannya dan menilai pemerintah tidak serius menjaga situs sejarah.

Seperti diketahui, kondisi Keraton Kartasura yang merupakan peninggalan Kerajaan Mataram kurang terpelihara. Egi juga sempat mengingatkan mengenai pohon yang tumbuh tak terawat di sekitar benteng dapat merusaknya. Egi mengaku sangat kecewa atas abainya pihak berwenang terhadap situs bersejarah itu. Egi berharap ada tindakan yang lebih serius untuk melindungi cagar budaya yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.