Vaksinasi Tertinggi, Kapolres Lumajang Beri Penghargaan Forkopimca Tempeh

Penulis:   Komariah | Editor:  Komariah
oleh
Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu dalam sambutannya, di halaman Mapolres. Foto : Humas Polres Lumajang

LUMAJANG, Metasatu.com — Berbagai upaya percepatan vaksinasi dilakukan Polres Lumajang dalam mendongkrak animo masyarakat, dengan melakukan terobosan- terobosan untuk mengajak masyarakat aktif dalam mengikuti vaksinasi. Salah satunya dengan memberikan hadiah dari mulai sembako, barang eletronik hingga hadiah kambing.

Tidak hanya pemberian fasilitas antar jemput, vaksinasi door to door juga dilakukan agar pencapaian vaksinasi bisa meningkat.

Demikian dikatakan Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka.D, SIK, MH, saat memberikan penghargaan kepada sejumlah polsek dan instansi jajaran di Kabupaten Lumajang saat pelaksanaan apel pagi di halaman Mapolres Lumajang pada Senin pagi.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan sebagai wujud apresiasinya atas pencapaian tertinggi vaksinasi dosis 1, dosis 2 dan dosis 3 atau Booster di wilayah kecamatan masing-masing.

Dalam penyampaiannya, AKBP Dewa Putu menjelaskan, penghargaan diberikan kepada tiga kecamatan di Kabupaten Lumajang yang memperoleh capaian tertinggi vaksinasi.

“Dengan rasa bangga, sebagai peringkat pertama, penghargaan kami berikan kepada Polsek, Koramil , Puskesmas Tempeh dengan pencapaian vaksinasi sebanyak 5.307 orang,” ujar AKBP Dewa Putu, Senin (25/4/2022).

Peringkat selanjutnya diberikan kepada Polsek, Koramil, Puskesmas Randuagung dengan pencapaian vaksinasi sebanyak 4.581 orang.

Dan menduduki peringkat ketiga, penghargaan diberikan kepada Polsek, Koramil, puskesmas Pasirian dengan pencapaian vaksinasi sebanyak 4.040 orang.

Tidak bisa dipungkiri, kata Kapolres, situasi pandemi yang terjadi selama 2 tahun belakangan tersebut banyak berpengaruh pada sektor kehidupan masyarakat baik itu sektor ekonomi, budaya maupun sektor kehidupan lainnya.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan, dengan tingginya kasus masyarakat yang terkonfirmasi covid, memaksa pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang salah satunya melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halamannya pada saat Hari Raya Idul Fitri.

“Hal tersebut menjadikan mudik lebaran kali ini menjadi sesuatu yang dinanti-nantikan masyarakat setelah 2 tahun lebaran mereka tidak bisa melaksanakan mudik karena adanya kebijakan PSBB,” papar Kapolres.

Dijelaskannya, dengan adanya kebijakan pemerintah yang memperbolehkan masyarakat untuk mudik tidak menutup kemungkinan adanya penularan kembali pada saat pelaksanaan hari raya nanti.

“Tentunya ini menjadi tugas kita semua untuk mengawal masyarakat agar aman dalam pelaksanaan mudik lebaran tahun 2022 ini, salah satunya ya upaya vaksinasi itu sendiri,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Kapolres juga menyampaikan selamat kepada Polsek jajaran atas dedikasi, pengabdian dan loyalitas tinggi dalam melaksanakan tugasnya.

“Beribu-ribu terima kasih juga saya sampaikan pada stakeholder yang turut serta membantu sehingga berhasil melaksanakan percepatan vaksinasi di wilayah Kabupaten Lumajang,” tutup Kapolres.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.