Atasi Lonjakan Harga Minyak Goreng, Pemkab Lumajang Gelar Operasi Pasar Murah

Penulis:   Komariah | Editor:  Komariah
oleh
Wabup Lumajang Indah Amperawati bersama Kapolres Lumajang saat meninjau langsung operasi pasar murah minyak goreng. Foto : Humas

LUMAJANG, Metasatu.com — Meskipun pemerintah sudah menetapkan harga subsidi minyak goreng curah dengan harga Rp. 14.000 per liter pada Selasa, 25 Maret 2022 lalu, namun harga di pasaran masih tertahan tinggi dengan kisaran harga Rp. 18.000- Rp. 22000 per kilogram. Terlebih harga minyak goreng kemasan yang sudah dilimpahkan menurut harga kekonomian pasar dengan harga Rp. 25.000 per liter dan Rp.45.000 – Rp 49.500 per kemasan 2 liter, menyebabkan harga kebutuhan minyak goreng yang disebut sebagai “Jantung Dapur” tersebut sulit dijangkau masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Apalagi ditambah dengan harga- harga bahan pokok dipasar yang menyusul tinggi menjelang lebaran. Semakin menambah beban masyarakat kecil dengan pendapatan minim.

Hal tersebut seperti yang terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang. Guna mengantisipasi lonjakan harga minyak goreng di wilayahnya, Wakil Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati bersama dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan menggelar operasi pasar murah minyak goreng curah kepada masyarakat di depan Kantor Pemkab Lumajang, Senin (25/4/2022).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D. SIK, MH, bersama Dandim 0821 Lumajang Letkol Czi Gunawan Indra Y.T mendampingi Wakil Bupati Ir. Hj. Indah Amperawati melaksanakan peninjauan langsung kegiatan pendistribusian minyak goreng curah dengan menyasar masyarakat umum khususnya para pedagang kecil.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengungkapkan, bahwa dirinya senang dengan adanya operasi pasar murah ditengah lonjakan harga minyak goreng di pasaran, karena dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng curah dengan harga yang terjangkau.

“Operasi pasar murah kali ini, kami menyiapkan stok sebanyak 7.200 liter minyak goreng curah dengan harga per liternya 13.800 rupiah dan masing masing orang bisa membeli sebanyak 18 liter,” ujar Indah, melalui rilis humas yang diterima Metasatu pada Selasa, (26/4/2022).

Disampaikan Wabup, yang akrab disapa Bunda Indah menyebutkan bahwa, kegiatan operasi pasar minyak goreng curah tersebut hampir 90 persen warga yang ikut antrian adalah ibu rumah tangga serta pedagang kecil seperti penjual gorengan, keripik, kerupuk maupun warung.

“Saya harap masyarakat senang dan tidak panik dengan melambungnya harga minyak goreng. Kita lihat mereka rela panas-panas untuk antri sepanjang ini. Semoga ini menjadi perhatian untuk pemerintah pusat, bahwa minyak goreng itu menjadi sebuah kebutuhan bagi ibu rumah tangga maupun para pengusaha kecil,” tambah Indah.

Pun disampaikan oleh Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, bahwa pihaknya akan selalu melakukan kegiatan pemantauan di lapangan untuk memastikan minyak goreng curah sampai ke masyarakat.

Tak hanya itu Kapolres juga sudah meminta pada semua Polsek jajaran untuk melakukan pemantauan serupa.

“Dengan demikian kita bisa memastikan bahwa pendistribusian minyak goreng tersebut tepat sasaran, sekaligus juga melakukan pengamanan dan pemantauan agar dalam pendistribusiannya tidak terjadi kerumunan sehingga bisa dipastikan kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.