Arus Lalin di Jembatan Gantung Gladak Perak Lancar Terkendali

Penulis:   Komariah | Editor:  Komariah
oleh
Hilir mudik pengendara motor di jalur menuju jembatan gladak perak. Foto : Komariah

LUMAJANG, Metasatu.com– H+3 Lebaran 2022, jalur lalu lintas jembatan gladak perak baik dari arah Lumajang menuju Malang dan sebaliknya, ramai dipadati pengendara yang hendak menggunakan akses jembatan tersebut.

Pantauan Metasatu pada Kamis (5/5/2022) sekira pukul 09.30 WIB di lokasi, tampak ratusan pengendara yang hendak melintasi jembatan mengantri dengan panjang antrean mencapai 300 meter dari arah pintu masuk jembatan. Meski demikian situasi lalu lintas berjalan tertib dan lancar.

Jarak 20 meter dari ruas jalan menuju ke pintu masuk jembatan, para petugas dengan antusiasnya mengatur jalannya lalu lintas dengan sistem buka tutup atau pengendara yang masuk harus bergantian dari kedua sisi, agar kendaraan yang melintas tetap pada batas maksimal, hal tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi kemacetan atau penumpukan di tengah jembatan.

Jembatan gantung dengan panjang 120 meter dan lebar 1,80 meter tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda tiga dengan batas maksimum 40 pengendara. Oleh karenanya sangat diperlukan pengaturan ketat oleh petugas di lokasi.

Imam, (38) salah seorang petugas yang mengatur jalannya lalu lintas saat ditemui di lokasi mengatakan lonjakan arus lalin sudah terjadi sejak beberapa hari lalu, sebelum hari raya dan sampai pada hari ini.

“Hari ini lumayan ramai pengendara yang melintas, tapi yang paling rame ya kemarin itu, H +2 lebaran, hari Rabu kemarin, untung saja dari pihak kepolisian turun langsung, mengatur jalannya lalu lintas,” ujar Imam kepada Metasatu, Kamis (5/5/2022).

“Mudah-mudahan meski pengendara yang melintas ramai sampai arus balik lebaran nanti, kami akan terus siaga supaya lalu lintas tetap lancar dan terkendali,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, akibat terjadi lonjakan arus lalu lintas di jalur penyeberangan jembatan gladak perak pada Rabu (4/5) kemarin, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, SIK, MIK, bersama anggotanya turun langsung mengurai kemacetan.

AKBP Dewa Putu menjelaskan, arus lalu lintas penyeberangan sepanjang 120 meter yang berada di Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang tersebut sudah kembali normal dengan diterapkannya sistem buka tutup oleh petugas.

“Untuk saat ini di jembatan gantung Gladak Perak karena sudah mulai teratur, tidak ada kepadatan seperti tadi pagi karena masyarakat sudah diatur oleh petugas, secara bergiliran menyeberang, dari kedua sisi,” ujar Dewa, pada Rabu ( 4/5/2022).

Sebagaimana diketahui sebelumnya terjadi kepadatan dan kemacetan oleh kendaraan yang hendak melintasi jembatan. Namun kejadian tersebut direspon cepat oleh petugas dengan mengatur kendaraan yang masuk melintas di jembatan. Hal tersebut sebagai upaya untuk menjaga Kamseltibcar lantas.

“Hal itu sudah kita prediksi dari awal, akan adanya kepadatan arus kendaraan roda dua yang melintas di jalur tersebut khususnya pada libur lebaran, namun karena adanya lonjakan volume kendaraan sehingga sempat terjadi kemacetan,” jelas Dewa.

Semenjak diresmikan oleh Bupati Lumajang beberapa waktu lalu Jembatan Gladag Perak menjadi satu-satunya akses jalan untuk kendaraan roda dua dan roda tiga yang menghubungkan kecamatan Candipuro dan Pronojiwo sekaligus jembatan penyambung antar Kabupaten Malang dan Lumajang.

“Saya imbau masyarakat yang hendak menyeberang, agar menaati tata aturan yang ditetapkan berkaitan dengan kapasitas jembatan sekaligus mengikuti anjuran dan imbauan petugas yang bersiaga di lokasi” pungkasnya.

Diketahui, selain jembatan gantung gladak perak ada jalur alternatif lainnya yang bisa digunakan warga yaitu melalui jalur alternatif aliran sungai Curah Kobokan, namun jalur tersebut beresiko tinggi karena seringkali terjadi banjir lahar dingin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.