Ada Longsor di KM 55 Piket Nol Gladak Perak, Pengendara Diimbau Hati-hati

Penulis:   Komariah | Editor:  Komariah
oleh
Kondisi jalan di kawasan Piket Nol, pada Senin pagi, pasca longsor pada Minggu (19/6) malam. Foto : Erik

LUMAJANG, Metasatu.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Pronojiwo sejak Minggu (19/6/2022) sore, menyebabkan terjadinya longsor di beberapa titik wilayah Piket Nol, Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang. Untuk itu, pengendara diimbau agar berhati- hati saat melintasi jalur tersebut karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

Ada 7 titik lokasi longsor yang disebabkan tingginya curah hujan di sepanjang jalur Piket Nol menuju jembatan Gladak Perak.

Hal tersebut seperti dikatakan Alby, salah seorang relawan “INFO SEMERU” saat melaporkan situasi di jalan Piket Nol Lumajang.

“Situasi di jalan Piket Nol arah menuju Gladak Perak terjadi longsor, ada 7 titik longsor yaitu di Km 55 – 58,” ujar Alby dalam keterangan tertulisnya yang diterima Metasatu pada Senin (20/6/2022) pagi.

Beruntung pada saat terjadi longsor kondisi jalan sedang sepi sehingga tidak sampai mengakibatkan jatuhnya korban.

Namun sejumlah pengendara motor yang terlanjur melintas, akhirnya terjebak di antara 7 titik longsor.
Dana sebagian kendaraan ada yanv nekat melintasi material longsor.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi tadi ada sejumlah pengendara motor tetap memaksa melewati timbunan material tanah longsor dengan cara digotong secara bergantian,” terang Alby.

Sementara itu menurut pantauan relawan di lokasi, atau yang akrab disapa Pak Jenggot, menuturkan bahwa, longsor terjadi karena akar pepohonanan yang berada di perbukitan di tepi jalan dari arah Candipuro – Pronojiwo sudah lapuk.

Dengan intensitas hujan cukup tinggi, akar tidak mampu lagi menahan debit air sehingga mengakibat tanah dan bebatuan di tebing mengalami longsor.

“Bukit di tepi jalan sudah gundul dan akarnya lapuk, jadi tidak bisa menahan tanah dan bebatuan, sehingga tebing setinggi 10 – 20 meter tersebut mengalami longsor,” ungkap petugas pemantau gunung api (PPGA) di gunung Sawur tersebut.

Kondisi terkini jalur Piket Nol, Senin (20/6) pagi.

Setelah hujan mulai reda pada pukul 20.00 WIB, relawan dan sejumlah petugas koramil beserta petugas dari Polsek Candipuro mendatangi lokasi dan membersihkan tumpukan material agar bisa dilewati kendaraan roda dua.

Untuk sementara ini, lanjutnya, kita bersihkan secara manual, besok pagi kita bersihkan dengan alat berat agar bisa dilalui kendaraan roda dua.

“Malam ini kendaraan roda dua bisa lewat, namun harus hati-hati,” tandasnya.

Menurut informasi yang diterima Metasatu pagi ini, pada pukul 07.00 WIB, jalan di jalur Piket Nol menuju Gladak Perak belum dibersihkan kembali secara total, namun jalan sudah bisa dilewati kendaraan roda dua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.