2 Jemaah Calon Haji Ngawi Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Ini Alasannya

Penulis:   Dian  | Editor:  Dian
oleh
Suasana pemberangkatan calon jemaah haji Ngawi di Pendopo Ngawi

NGAWI, Metasatu.com- Pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Kemenag dan Pemda Ngawi. Setelah 2 tahun ditutup akibat pandemi covid-19, dimana dalam pelaksanaannya dihadiri banyak keluarga pengantar.

Hari ini, Selasa (7/6/2022) bertempat di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, H. Ony Anwar selaku Bupati Ngawi yang didampingi Forkopimda dengan undangan yang hadir sekitar 250 orang, memberangkatkan CJH Kabupaten Ngawi Tahun 2022 ke asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Rombongan berangkat menggunakan 3 unit Bus, 1 unit Ambulance dan 2 unit roda empat kendaraan PPIH Kemenag dengan 2 unit pengawalan dari Polres Ngawi.

Sebelum diberangkatkan pada pukul 15.30 WIB oleh Bupati Ngawi, calon jemaah haji menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al qur an.

Ony bersyukur dan berpesan agar selama di tanah suci para CJH tetap menjaga kesehatan, keselamatan dan semoga pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan lancar serta pulang dalam keadaan keadaan sehat.

“Alhamdulillah hari ini para calon jemaah haji bisa berangkat ke tanah suci, semoga menjadi haji mabrur dan kembali ke sini dalam keadaan sehat sehingga bermanfaat untuk lingkungannya,” jelas Ony.

Kepala Kemenag Drs.H.Moh. Wahib., Mpd menuturkan bahwa
jumlah calon jamaah haji Kabupaten Ngawi tahun 2022 yang semula sebanyak 115 Orang (laki-laki 51 dan perempuan 64) berkurang jumlahnya, menjadi 113 orang (laki-laki 51 dan perempuan 62), dikarenakan jemaahnya sakit dan kendala visa.

“Calon jemaah haji yang paling tua berusia 65 tahun yaitu saudari Sofiyah Binti Roslan, dengan alamat desa Tanjungsari Kecamatan Jogorogo, sedangkan jemaah termuda berusia 26 tahun yaitu saudara Mohamad Faizal Yusfiri Binti Moh. Imam Munawardi yng beralamatkan di Desa Puhti Kecamatan Karangjati,” tandas Wahib.

Terkait jemaah yang tertunda keberangkatannya yakni Samsiati, dari Kedunggalar dan Sofiah dari Jogorogo akan diusahakan tahun depan

“Kami usahakan kedua jemaah tersebut dapat berangkat pada tahun depan,” kata Wahib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.